M KHALIFAH/ SMAN 10 JOGJA
NUMBER ONE: Tim basket SMA Kolese de Britto saat keluar dari Gate of Pride Final Party Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015.
M-Faisal-(penulis)-dan-M-Khalifah-(fotografer)
FIRST PLACE: M Faisal (penulis) dan M Khalifah (fotografer).
SIAPA yang tidak kenal SMA Kolese de Britto? SMA swasta yang seluruh siswanya laki-laki dan kebanyakan berambut gondrong, lengkap dengan segudang prestasinya di bidang akademis maupun non-akademis. SMA Kolese de Britto lebih dikenal dengan akronim JB kembali mengguncang bumi Jogjakarta. De Britto Tigers, sebutan untuk tim basket dari SMA Kolese de Britto untuk keempat kalinya membawa pulang gelar juara di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015.
Malam puncak perhelatan akbar ajang basket terbesar se-Indonesia regional D.I. Jogjakarta berlangsung meriah dengan tatanan lightning yang menakjubkan. Final Party Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 kembali mempertemukan dua tim elite, antara SMA Kolese de Britto (JB) dengan champion tahun lalu, SMA Negeri 4 Jogjakarta atau Patbhe. Graziano Chrisma, sang kapten tim De Britto Tigers mengatakan, tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi Patbhe pada partai final. “Kami enggak ada persiapan khusus, cuma latihan seperti biasa setiap hari Kamis,” jelasnya ketika konfrensi pers beberapa saat sebelum pertandingan. Meski tidak ada target untuk menjadi champion tahun ini, mereka akan tetap bermain dengan maksimal. “Tidak ada target dari pelatih buat jadi juara tahun ini, tapi kami akan tetap tampil lepas,” tambah Chrisma.
Pertandingan partai final Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 dimulai. Meski sempat tertinggal di menit awal kuarter pertama, Graziano Chrisma dan kawan-kawan menutup kuarter pertama dengan skor 8-14 untuk sang Macan Demangan. Semakin panas, lapangan basket GOR UNY menjadi arena pertarungan hidup dan mati antara Macan Demangan (JB) dengan Guwek ‘GUFO’ (Patbhe). Di kuarter terakhir, atmosfir tidak menyenangkan merambah ke bangku pemain patbhe yang tertinggal 25-38 dengan JB. Down-nya mental para Arjuna Patbhe diperparah dengan fallout-nya center yang bernomor punggung tujuh, Vickar Jaya Saputra pada pertengahan kuarter keempat. Di akhir pertandingan, Chrisma dan pasukannya menutup malam dengan skor 37-48 untuk SMA Kolese de Britto.
Kemenangan JB (07/02) memperpanjang daftar prestasi sekaligus mempertahankan gelar sebagai pemegang Champion di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series. Keberhasilan JB juga tidak lepas dari dukungan dari pada suporter yang tiada hentinya menyanyikan lagu untuk mereka. JB Mania, begitulah sebutan untuk para suporter setia dari SMA Kolese de Britto. Karena banyaknya para JB Mania, ada beberapa pengunjung yang ikutan menjadi suporter dadakan mengikuti JB Mania. Syihab, salah satu siswa SMA Negeri di Muntilan, Magelang mengaku senang meski capek menjadi suporter. “Aku emang bukan JB Mania, tapi karena yang lain pada berdiri dan nyanyi akhirnya aku ikutan aja,” ungkap Syihab.
Lebih menarik lagi, ada segerombolan cewek cantik di tengah lautan hitam para JB Mania. Mereka adalah mahasiswi dari Universitas Airlangga Surabaya. Deasy, satu dari delapan mahasiswi UNAIR mengungkapkan, mereka jauh dari kota pahlawan untuk keperluan kuliahnya, namun meluangkan waktunya untuk menonton final party Honda DBL. “Sebenernya kami ke Jogja untuk keperluan studi, tapi nyempetin waktu buat nonton final DBL di Jogja,” jelasnya.
Muhammad Faizal Al Farisi (SMAN 10 JOGJA)