SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA
BIKIN BANGGA: Pelepasan Tim Aerobatik The Jupiters yang akan mengikuti Langkawai International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibiton 2015, yang akan berlangsung 17 Maret sampai 25 Maret mendatang.
SLEMAN – Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Agus Supriatna melepas tim penerbang TNI yang tergabung dalam Aerobatic Team The Jupiters, di Lanud Adisutjipto Jogjakarta kemarin (11/3). Tim ini akan mengikuti Langkawai International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibiton 2015, yang berlangsung 17 Maret sampai 25 Maret mendatang.KASAU mengatakan, ajang ini akan di-jadikan sebagai momentum membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional. Apalagi The Jupiters Team telah beberapa kali menorehkan prestasi gemilang baik di tingkat nasional maupun internasional. “Saya titipkan nama Indonesia kepada tim ini. Harumkan nama bangsa dengan gerakan aerobatik yang ditampilkan di dunia internasional,” kata KASAU di Shelter KT-1B Woong Bee.
Keterlibatan The Jupiters Team dalam event ini merupakan permintaan dari Negeri Jiran, Malaysia. Sebelumnya juga pernah tampil di sana. Tim ini menjadi satu-satunya milik Indonesia di event ini. Karena itu, KASAU mewacanakan menambah jumlah pesawat yang akan melengkapi tim tersebut. Saat ini The Jupiters hanya memiliki delapan pesawat jenis KT-1B Woong Bee produksi Korea Aerospace Industries (KAY). Dari jumlah tersebut, enam di antaranya dipergunakan untuk aerobatik. Sedangkan dua pesawat lainnya untuk cadangan. “Kami sudah membeli pesawat T-50 Golden Eagle. Ada 16 pesawat, 8 di antaranya warnanya seragam dan cocok untuk aerobatik tim,” jelasnya.
The Jupiters Team dipimpin Letkol Pnb Ferri Yunaldi dengan membawa lima penerbang. Mereka adalah Kapten Pnb Idam Satria Utomo (Right Wing di Jupiter 2); Kapten Pnb Made Yogi Indra (Left Wing di Jupiter 3); Mayor Pnb Putu Sucahyadi (slot di Jupiter 4); Mayor Pnb Sri Raharjo (Lead Synchro di Jupiter 5); dan Mayor Pnb Humaidi Syarief Romas berada di Jupiter 6.Kapentak Lanud Adisutjipto Jogjakarta Mayor Sus Hamdi Londong Allo menambahkan, setelah pesawat take off dari Adisucipto, para penerbang akan singgah, dan menginap di Palembang. Selanjutnya, hari ini melanjutkan ke Pekabaru, dan Medan. “Usai menginap semalam di Medan, mereka langsung meluncur ke Langkawi. Dan dijadwalkan 26 Maret mereka kembali lagi ke Lanud Adisutjipto,” jelasnya. (fid/jko/ong)