JOGJA – Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengingin-kan pertandingan ujicoba me-lawan PPSM Magelang di Sta-dion Moch Soebroto Mage-lang hari ini (13/3) untuk mematangkan sistem permai-nan. Dalam latihan-latihan yang dilakoni, para pemain sudah ditekankan untuk lebih kreatif.”Saya ingin kedisiplinan pe-main belakang, kreatifitas lini tengah hingga finishing touch sudah ada perbaikan dalam ujicoba lawan Magelang,” ujar Seto kemarin (12/3). Menurut dia, dalam latihan para pemain sudah disiapkan untuk sistem permainan sesuai harapanya. Seusai beberapa kali uji coba melawan tim selevel sebelum-nya, Seto menilai para pemain belum bisa menerjemahkan keinginanya.
Insiatif lini tengah dan penyelesaian akhir masih belum sesuai harapan. Untuk itu pelatih berlisensi B AFC ini menginginkan para pemainnya, terutama yang berada di lini tengah dan depan bisa lebih kreatif menciptakan peluang, termasuk dalam penyelesaian akhir. “Dengan kerja sama antar lini yang baik, peluang untuk menciptakan gol bisa lebih besar,” jelas Seto.Uji coba lawan PPSM Magelang juga akan digunakannya untuk melihat kemampuan semua pemainnya. Seto menambahkan sebenarnya dalam dua minggu ini, tim pelatih sedang memper-baiki stamina pemain. Dari eva-lusai, setelah menit ke-60 para pemain PSIM mulai kehabisan bensin. Itu juga berakibat pola permainan yang tidak berjalan optimal. “Setelah lawan Magelang, kami akan kembali menggenjot fisik,” terangnya. (pra/din/ong)