GUNUNGKIDUL – Kemiskinan tak menghalangi sebagian warga Gunungkidul untuk taat melaks-anakan kewajiban dan tanggung jawab. Terbukti, meski berpredi-kat miskin, warga desa di Keca-matan Semin memunyai kesada-ran tinggi dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).Contoh baik ini diperlihatkan warga Desa Kemejing. Hanya dalam sehari, PBB yang men-jadi beban warga langsung di-lunasi.Proses pelunasan PBB 2015 berlangsung kemarin (12/3) siang di balai desa setempat. “Meski surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB baru diserahkan, tetapi saat itu juga wajib pajak langsung membayar,” kata Pjs Kades Kemejing Pariman usai proses pelunasan PBB.
Dia mengakui, sosialisasi PBB su-dah dilakukan sejak pekan lalu. Uang PBB yang dibawa dukuh, pada hari itu juga diserahkan ke desa, kemu-dian siangnya petugas dari BPD DIJ cabang pembantu Semin datang ke balai desa untuk menerima setoran pembayaran PBB.”Selama sepekan kami ber-sama dukuh memberikan so-sialisasi pada warga. Selain menumbuhkan kesadaran wajib pajak, kami minta agar warga menyiapkan uang untuk mem-bayar PBB,” jelasnya. Pariman mengungkapkan, ketika pihak desa mendapat uang pengem-balian dari pembayaran PBB juga diinformasikan pada masyarakat. Kemudian danaitu digunakan un-tuk membangun berbagai sarana dan prasarana desa.
Desa Kemejing sendiri terbagi dalam sebelas pedukuhan, ber-penduduk 3.679 jiwa di mana sebagian warganya masuk ka-tegori miskin dengan mata pen-caharian buruh tani atau buruh bangunan. Tahun ini jumlah wajib pajak ada 2.171 dengan jumlah pembayaran PBB men-capai Rp 54.475.588. Jumlah SPPT dan pokok PBB mengalami ke-naikan dibanding tahun 2014 yang hanya 2.113 SPPT dengan jumlah uang Rp 39.488.688.”Meski banyak warga miskin, namun kesadaran membayar PBB sangat luar biasa. Ini ter-jadi karena warga tahu uang tidak diselewengkan perangkat desa, karena hari itu juga uang-nya disetor ke bank,” ujarnya. Sementara itu, Camat Semin Huntoro Purbo Wargono menga-kui, prestasi Desa Kemejing lunas satu hari dalam membayar PBB tidak hanya tahun ini saja namun sudah sejak empat tahun lalu. Begitu SPPT PBB diserahkan, warga langsung membayar dan sorenya disetor ke bank. Pre-stasi ini diakui sangat luar biasa, karena Desa Kemejing merupa-kan satu-satunya dari sepuluh desa di Kecamatan Semin yang menyandang sebagai desa ter-tinggal. (gun/ila/ong)