SETIAKY A.KUSUMA/RADAR JOGJA
JALIN KERJA SAMA: Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah dan Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus dalam penandatanganaan MoU di Korem, kemarin (13/3).
JOGJA – Guna menyongsong program kedaulatan pangan, Korem 072/Pamungkas meng-gandeng Fakultas Peternakan UGM. Penandatanganan memorandum of under-standing (MoU) dilakukan di Makorem, kemarin (13/3). Isi kerja sama, tentang peng-embangan integrated farming mendukung program kedau-latan pangan.Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah me-ngatakan, dengan kerja sama ini, diharapkan bisa mem-bantu pemerintah dalam mewu-judkan kedaulatan pangan. “Program ini menjadi kontri-busi dari TNI AD dan bebera-pa pihak untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah dalam rangka me-nyongsong kedaulatan pangan nasional,” katanya.
Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus mengatakan, dalam MoU, salah satu yang diusung adalah meningkatnya kebutuhan daging sapi dan susu di Pulau Jawa. “Kondisi kebutuhan daging sapi dan susu di Jawa, terpadat dan tersibuk di Indonesia. Lambat laun, makin mengkhawatirkan. Untung saja Pulau Jawa sudah bisa swasembada telur,” kata Ali Agus usai melakukan penanda-tanganan MoU di Korem 072/Pamungkas, kemarin (13/3).
Ali menilai, pola konsumsi dari hasil ternak, cukup banyak mempengaruhi peningkatan jumlah kebutuhan daging dan susu. Apalagi, saat ini sudah banyak tersebar hidangan ce-pat saji menu daging dan susu.Persoalannya, meningkatnya kebutuhan akan daging dan susu, tidak diimbangi dengan pakan dan luas lahan. Sehing-ga pasokan daging dan susu perlahan menyusut.Berangkat dari persoalan tersebut, keberadaan akade-misi di Fakultas Peternakan UGM berusaha berkontribusi. Salah satunya dengan menja-lin sinergitas bersama TNI AD. Setelah ditandatanganinya MoU ini, selanjutnya akan di-susun langkah teknis. Terma-suk mengadakan pelatihan dan penyuluhan mengenai peterna-kan. (fid/jko/ong)