DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SERAP ILMU: Para peserta basketball coaching clinic mendapat latihan tentang pola-pola dasar bermain basket, yakni shooting, drible dan rebound.
JOGJA- Arena IndiHome NBL Indonesia 2015 di GOR UNY, tidak hanya milik tim-tim dan para pemain untuk tampil maksimal mengejar kemenangan. Perhelatan bola basket ini juga menjadi milik para pelajar SMP dan SMA yang memiliki bakat dan kecintaan terhadap dunia bola basket. Nah, mengakomodasi itu, pada IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri VIII Jogjakarta ini, sekitar 100 peserta meng ikuti basketball coaching clinic, ke-marin (13/3). Basketball Opera-tion Supervisor PT DBL Indo-nesia Wiryawan Prasetyo me-ngatakan, kegiatan ini jadi agenda rutin setiap kali seri digelar. “Tujuannya untuk mem-berikan dan berbagi ilmu ke-pada adik-adik pelajar. Kakak-kakak NBL yang biasanya me-reka tonton di lapangan, sekarang mengajar langsung,”ujarnya seusai coaching clinic.
Pada basketball coaching clinic ini para peserta mendapat lati-han tentang pola-pola dasar bermain basket, yakni shooting, drible dan rebound. Latihan dasar seperti ini memang perlu, karena jika tidak dikuasai, kua-litas permainan basket bisa tidak maksimal.Biasanya, materi yang diberi-kan juga ada passing, tapi kali ini diberi materi yang beda dan menggantinya dengan rebound. “Kali ini kami ajarkan yang beda, maka kami masukkan rabound. Dan sebenarnya ma-teri ini yang biasa diberikan saat DBL Camp, hanya saja materi-nya lebih kompleks dan detail,”paparnya.
Para pesertanya merupakan pelajar dari SMP dan SMA se Jogjakarta yang umumnya me-mang memiliki bakat dan ke-gemaran bermain basket. Se-dangkan tiga pelatihnya yakni Richardo Orlando Uneputty, Mei Joni dan Airlangga Sabara dari Hangtuah Sumatera Sela-tan Indonesia Muda.”Kami sebenarnya ingin lebih banyak lagi pesertanya, tetapi kami batasi. Karena dengan waktu sesingkat ini, kami berikan materi sebagus mungkin, se-tidaknya dalam waktu satu jam ini mereka harus dapat semuanya,”ujar Wiryawan.Salah satu peserta, Indira me-ngatakan, keinginan untuk ikut coaching clinic ini sudah sejak event tahun lalu, namun baru terwujud sekarang.”Banyak yang didapat, soal drible, shooting, dan rebound. Tambah ilmu jadi tambah tahu,”ujar pelajar dan juga pemain basket SMAN 1 Banguntapan ini. (dya/din/ong)