FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
HARUS BISA: Mata kuliah Disaster Nursing wajib diikuti semua mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan UM Magelang.
MAGELANG – Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang melakukan simulasi penanganan bencana. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Fikes ini merupakan upaya peningkatan dan keterampilan mahasiswa. Di mana, fokus pengajaran sesuai visi misi Fikes UM Magelang. “Prodi Ilmu Keperawatantelah menetapkan kompetensi khusus dalam mata ajar yang merupakan bukti nyata komitmen civitas yang termuat dalam mata kuliah Disaster Nursing yang diberikan pada mahasiswa semester 6. Salah satunya simulasi penanganan bencana,” kata Dekan Fikes Ns Puguh Widiyanto MKep yang didampingi Kaprodi Ilmu Keperawatan Ns Sigit Priyanto MKep kemarin (13/3)
Ditambahkan Dosen Fikes Ns Margono MKep selaku koor-dinator kegiatan, simulasi ben-cana digelar hasil kerja sama dengan bidang kemahasiswaan dan emergency rescue team (ERT) Fikes. Acara diikuti seluruh Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan, Keperawatan D3, Farmasi D3, dosen, dan karyawan Fikes. Adapun skenario simulasi, tahapan pre impact dengan mengadakan analisis situasi gedung. Kemudian, dilanjutkan fase impact. Yakni, terjadi ben-cana yang diawali saat proses belajar mengajar berlangsung. Secara tidak terduga, terjadi kebakaran di lantai 3 gedung Fikes yang disebabkan hubu-ngan arus pendek. “Dalam keadaan panik untuk menyelamatkan diri, banyak korban yang jatuh dan terluka,” paparnya.
Kebakaran menjalar dan me-nelan korban sebanyak 2 korban meninggal, 30 korban luka parah, 12 korban luka sedang, dan 50 korban luka ringan. Kejadian ini dilaporkan ke petugas untuk mendapatkan penanganan se-gera. Ditahap post impact, para peserta disimulasikan dengan kegiatan penanganan trauma bencana. “Simulasi ini penting dan akan dilakukan setiap tahun dengan berbagai skenario ke-jadian, sehingga para peserta bisa terdidik dengan praktik langsung dan selalu meng-antisipasi ancaman bencana,” tegasnya. (dem/hes/ong)