GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
LANGSUNG DUA REKOR:Rekor MURI aeromodeling dan atlet paramotor beraksi di atas Pantai Parangkusumo, Bantul, dalam perhelatan Jogja Air Show 2015, kemarin (15/3).
KRETEK – Jogja Air Show (JAS) 2015 berhasil menorehkan catatan bersejarah. Ground handling paralayang terbanyak dan penerbangan remote control aero modeling terbanyak dalam JAS 2015 berhasil masuk dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI)
Ketua Panitia JAS 2015 Heri Rudianto mengatakan, ground handling paralayang terbanyak melibatkan 110 atlet. Secara bersama-sama, para atlet ini mengembangkan paralayang. Namun, dalam pembuatan rekor ini hanya sebanyak 63 atlet yang berhasil mengembangkan pa-ralayang secara bersama-sa-ma. “Untuk remote control aero modeling melibatkan 43 orang,” terang Heri.
Catatan ini berhasil menembus MURI. Ini karena selama ini be-lum pernah ada ground handling paralayang dan penerbangan remote control aero modeling di Indonesia sebanyak itu. Heri berpendapat penyeleng-garaan JAS tidak sekadar me-ningkatkan olahraga kedirgan-taraan. Lebih dari itu, JAS juga bertujuan memromosikan sektor pariwisata di DIJ. Sebab, kehadiran sebanyak 415 atlet dirgantara dari berbagai dae-rah di Indonesia bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wi-satawan. Selain itu, JAS 2015 juga me-nampilkan akrobat pesawat. “Juga ada banyak tamu unda-ngan dari luar negeri yang hadir. Ada dari Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan bebera-pa warga asing yang tinggal di Bali,” ungkapnya.
Kabid Pengembangan Desti-nasi Dinas Pariwisata (Dispar) DIJ Aria Nugrahadi menegaskan, Dispar DIJ berkomitmen men-dukung penyelenggaraan even JAS dalam setiap tahunnya. Se-lain meningkatkan ikatan per-saudaraan para pecinta olah-raga kedirgantaraan, JAS juga sekaligus dapat menjadi media untuk mempromosikan objek pariwisata di DIJ. Sebagaimana diketahui, selain di kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sejumlah perlombaan JAS juga diseleng-garakan di wilayah Gunungkidul. Salah satunya di Watu Gu-pit. “Support penuh dari Dinas Pariwisata DIJ ini untuk meng-gaet kunjungan wisatawan lebih banyak lagi,” tegasnya.
Menteri Pemuda dan Olah-raga Imam Nachrowi berharap kegiatan ini JAS dapat men-jadi destinasi pariwisata baru di DIJ. Menteri dari PKB ini juga berharap ke depan even tahunan di pantai selatan DIJ ini naik level menjadi Indone-sia Air Show. “Menpora juga akan memberikan dukungan sepenuh jiwa dan sepenuh hati,” tandasnya.Karena itu, dia meminta agar ada penambahan fasilitas baru di Indonesia Aero Sport yang diresmikan Roy Suryo tahun lalu ini. Misalnya, pembangunan tempat bagi para penonton dan tamu undangan. “Semoga Men-teri Pariwisata, Menpora, Men-lu, Panglima TNI dan KSAU dapat duduk bersama. Ini (JAS) semoga menjadi momentum baru bagi solusi olahraga nasio-nal kita,” jelasnya.(zam/din/ong)