DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
JAGA PENAMPILAN DAN PERFORMA: Dua penggawa Garuda Kukar Bandung (GRB) Daniel Timothy Wenas dan Nickylau Satria Ramandaru saat memotong rambut di barber shop Average Joe’s di Jalan Affandi Senin malam (9/3). Ini mereka lakukan jelang berlaga di IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri VIII Jogjakarta di GOR UNY.
JOGJA-Ajang IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri VIII Jogjakarta di GOR UNY berakhir tadi malam. Seri-seri berikutnya akan berlangsung di Bandung dan Surabaya, dan selanjutnya masih menanti hingga Cham-pionship Series Jakarta pasa 2-10 Mei mendatang. Ajang basket terbesar di tanah air ini tidak hanya menyita per-hatian masyarakat pecinta basket namun juga para awak media. Demikian juga tentu saja penonton.Senior Manager Communica-tions PT DBL Indonesia Yondang Tubangkit mengatakan, dukungan awak media tentu tidak bisa di-pandang sebelah mata. Sebab, ajang ini pun besar berkat du-kungan awak media. “Untuk itu kami juga berikan apresiasi melalui IndiHome NBL Indone-sia Media Contest,” ujarnya.
Menurutnya, kontes ini ter-buka untuk wartawan dari semua media yang beredar di Indone-sia. Mulai dari televisi, surat kabar, majalah, jurnal, portal berita, termasuk kantor berita yang beredar di Indonesia. Tetapi tidak termasuk media sosial, blog, dan media komunitas.Karya yang ikut dilombakan harus merujuk pada semua kegiatan IndiHome NBL Indonesia dan atau IndiHome WNBL Indonesia mu-sim 2014-2015, dengan tagline Faster, Harder, Louder. “Karya yang diikut lombakan harus orisinil, yang keasliannya dapat dipertang-gung jawabkan,”ujarnya.Ditambahkannya, karya dan kelengkapannya selambatnya dikirim hingga 17 Mei 2015 da-lam bentuk softcopy dan hard-copy. Sedangkan penjurian akan dilakukan oleh PT DBL Indone-sia selaku penyelenggara.Total hadiah yang diperebutkan yakni 120 juta dengan kategori karya tulis dan foto dan karya video. “Kami menanti partisi-pasi para awak media,”ujarnya. (dya/din/ong)