ISTIMEWA
PEDULI PEMBINAAN : Finarsih, Yuni Kartika, atlet bulutangkis muda Della Destiara, dan Andrew Hallatu, Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia.
SLEMAN- Dua legenda bulutangkis putri Indonesia Finarsih dan Yuni Kartika serius menularkan ilmunya. Kepedulian ini mereka wujudkan dengan memberikan pelatihan singkat (coaching clinic) kepada anak-anak dan remaja di berbagai daerah.
Lewat program Angkat Raketmu hasil kerja sama Coca-Cola dan PBSI, mereka berharap bisa menggelorakan terus semangat anak-anak Indonesia untuk terus mencintai olahraga bulutangkis.
Yuni Kartika memang tetap eksis di dunia bulutangkis. Kini dia menduduki jabatan HUMAS PP PBSI. Sedangkan Finarsih adalah atlet bulutangkis asal Jogjakarta. Dia adalah salah satu srikandi bulutangkis Indonesia nomor ganda putri di tahun 1990an yang ikut andil merebut Piala Uber tahun 1994 dan 1996.”Semoga lewat program seperti ini, bisa mengembalikan kejayaan bulutangkis serta membangun kembali kecintaan masyarakat terhadap olahraga ini,” kata Yuni Kartika di sela peresmian lapangan bulutangkis di Perumnas Condong Catur, Minggu (15/3).
Yuni berharap minat masyarakat untuk bermain bulutangkis semakin besar. Selanjutnya lebih membuka kesempatan lebih banyak pebulutangkis masa depan yang bisa mengharumkan nama bangsa dan negara. Ya, gerakan ini memang mengusung misi untuk terus mengobarkan semangat juara dan menginspirasi masyarakat Indonesia untuk lebih mencintai bulutangkis.
Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia Andrew Hallatu menjelaskan, hadirnya lapangan-lapangan ini diharapkan dapat lebih mendekatkan masyarakat dengan bulutangkis.(din)