GUNTUR AGA T/RADAR JOGJA
TAAT PAJAK: Gubernur DIJ HB X usai menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi dari Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, kemarin (18/3).
JOGJA – Jika pendapatan di APBD DIJ tahun 2015 ini sebesar Rp 3,3 triliun, ternyata masih lebih besar dari target perolehan pajak yang dikelola Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIJ. Target perolehan pajak tahun 2015 ini, DJP menargetkan Rp 4,5 triliun.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP DIJ Rudy Gunawan Bastari menjelaskan, angka tersebut sudah termasuk perhitungan kenaikan. Tahun ini, DJP DIJ ‎menargetkan naik 46 persen dari tahun 2014 Rp 3,090 triliun.
“Sampai dengan pertengahan bulan Maret 2015 ini, capaian sudah sebesar 11,35 persen,” ujar Rudy usai menerima Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi dari Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, kemarin (18/3).
Ia menjelaskan, ‎secara nasional memang pembayaran pajak untuk orang pribadi sangat kecil, dibanding pembayaran pajak dari karyawan. Di negara maju, justru orang pribadi lebih bagus dibanding badan.
Capaian sampai bulan Februari, wajib pajak (WP) perorangan sudah mencapai 16,15 persen. Ini karena tidak mudah mengawasi 80 ribu WP perorangan yang merepresentasikan wajib pajak sebesar 96 persen di DIJ. Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat juga belum memahami masalah itu. ‎Makanya, penyuluhan kepada masyarakat harus lebih masif. “Karena yang diperlukan adalah partisipasi masyarakat,” katanya.
Upaya yang juga tengah digarap DJP DIJ demi merealisasikan target perolehan pajak adalah dengan menggelar sosialisasi. Baik dengan mengimbau langsung maupun memastikan validitas wajib pajak. “Kami juga akan intensif menyurati terus para penunggak pajak,” lanjutnya.
Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X menyerahkan SPT Tahunan Pajak orang pribadi melalui e-Filling. E-Filling adalah penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara online. HB X mendukung hal tersebut. Sebab, memudahkan‎ WP membayar pajak.”Harus ditingkatkan, malahan,” ujarnya. (eri/ila/Nr)