GUNUNGKIDUL – Peristiwa memilukan ini hendaknya menjadi perhatian bagi para orang tua. Dua orang bocah asal Gunungkidul meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Satu meregang nyawa di bak penampungan, kemudian berikut-nya meninggal di kolam ikan.Nasib tragis dialami Didik Andika, 6, dan Muhammad Ridho, 9. Didik tewas usai teng-gelam di bak penampungan air hujan samping rumahnya di Pedukuhan Karang, Girikarto, Panggang pada Kamis (19/3) malam. Semen-tara Muhammad Ridho tewas usai tercebur di kolam ikan di Pedukuhan Mulo, Desa Mulo, Wonosari pada Jumat (20/3) siang.
Informasi yang dihimpun Radar Jogja, kor-ban Didik Andika diketahui oleh keluarga menghilang sejak sore hingga malam. Ayah korban, Suyadi menemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam bak penampungan air. “Saya juga tidak tahu apa yang dilakukan hingga dia meninggal tercebur di bak itu,” kata Suyadi kepada petugas kepolisian.Petugas Polsek Panggang langsung mela-kukan olah TKP dan sekaligus melakukan pemeriksaan bersama tim medis. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak mene-mukan tanda-tanda penganiayaan. Je nazah kemudian diserahkan kepada pihak kelu-arga untuk dimakamkan.
Sementara kejadian naas menimpa Muhammad Ridho, bermula saat korban pergi bermain ke rumah neneknya. Putra kedua pasangan Tris Marju dan Suwarni tiba-tiba menghilang.Keluarga dan beberapa warga kemudian melakukan pencarian. Alangkah terkejutnya, ketika ditemukan kondisi korban tak lagi ber-nyawa di dasar kolam lele sedalam dua meter.Petugas kepolisian datang ke lokasi ke-jadian kemudian melakukan oleh TKP. Dari hasil pemeriksaan. Jenazah Ridho kemudian diserahkan kepada pihak ke-luarga untuk dimakamkan. (gun/ila/ong)