KRETEK – Lagi, ganasnya gelombang pantai selatan memakan korban. Kemarin (23/3) Nugraha Jati Susilo, 10, terseret gelombang dan tenggelam di Pantai Depok saat mandi di pinggir pantai. Sayangnya, meski berhasil diselamatkan, nyawa bocah asal Dusun Sono, Parangtritis, Kretek ini tak tertolong.
Tenggelamnya bocah yang masih duduk di bangku kelas V SD ini terjadi sekitar pukul 14.30. Kala itu bersama temannya, Nugraha asyik mandi di pinggir pantai. Personel Tim Search and Rescue (SAR) yang berjaga sempat mengingatkan kedua bocah ini agar tak berenang karena air laut tengah pasang. “Korban tetap nekat berenang. Sedangkan temannya bersedia menepi,” terang personel Tim SAR Pantai Parangtritis Rochmad.
Benar saja, tak lama kemudian Nugraha yang masih berenang diseret gelombang tinggi hingga dia terseret ke tengah laut.
Sejumlah personel Tim SAR sempat memberikan pertolongan. Hanya saja, tubuh Nugraha menghilang dari permukaan karena terseret derasnya gelombang. “Setelah muncul ke permukaan langsung kami evakuasi,” tuturnya.
Saat dievakuasi, kondisi fisik Nugraha sangat lemas sehingga dia langsung dilarikan ke salah satu rumah sakit terdekat. Sayangnya, Nugraha meregang nyawa dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Dharma Husada.
Rochmad menerangkan, sehari-hari ibu Nugraha berjualan di wilayah Pantai Depok. Bisa jadi orangtuanya lalai mengawasi salah satu putranya tersebut karena pengunjung di pusat kuliner sea food tersebut tengah ramai.(zam/din/mga)