GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA GESIT: Pemain Persiba Bantul Johan Manaji (tengah) dikepung dua pemain PSISra Sragen dalam laga di Stadion Sultan Agung kemain (22/3).
BANTUL – Laga uji coba kontra PSISra Sragen kemarin (23/3) menjadi tes bagi para pemain pelapis Persiba Bantul. Dengan skor akhir 3-0, pelatih Persiba Bantul Didik Listiyantoro melontarkan pujian kepada para anak asuhnya usai mengalahkan tim asuhan Lilik Listiyono yang notabene kakak kandungnya sendiri.”Dari permainan tadi sebenarnya mereka adalah pemain-pemain yang berkualitas,” puji Didik.
Ya, sejak menit pertama Didik memang banyak menurunkan para pemain muda. Di lini depan, ada Heru Kuswanto, dan Sarjono. Di tengah, Saddam Sudarma dipercaya menjadi penyuplai bola. Meski bertanding melawan klub satu level di bawahnya, pria kelahiran Sragen ini berharap pengalaman dan mental anak asuhnya semakin teruji.
Gol-gol Persiba sendiri dicetak Heru Kuswanto pada menit 27, Sarjono menit 44, dan Dicky Firasat pada menit 83. Dia optimistis kualitas para pemain pelapis ini bakal meningkat seiring banyaknya laga uji coba. “Kamis (26/3) nanti kami ke kandang Persipur Purwodadi,” jelasnya.
Didik kemungkinan besar juga bakal menurunkan para pemain pelapisnya. Ini juga sekaligus untuk menguji mental bertanding para pemainnya di laga tandang. Didik juga bakal menurunkan pemain seleksi, yaitu Chaniago. Sebab, pada pertandingan kemarin kualitas eks pemain Persita Tangerang ini belum memuaskan. “Slamet Santoso sudah kami pulangkan,” tambahnya.
Meski kalah, Lilik Listiyono memuji permainan anak asuhnya. Dalam laga uji coba ini para pemainnya memang kalah secara fisik maupun mental. Gempuran demi gempuran para pemain Persiba membuat lini belakang PSISra kerap panik sendiri. “Apalagi setelah gol kedua. Ditekan terus para pemain panik akhirnya terjadi gol ketiga,” ungkapnya.(zam/din/mga)