DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
APRESISASI: Jajaran Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) bersama Ketua Umum KONI DIJ kepada GBPH Prabukusumo.
JOGJA— Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) berterima kasih kepada GBPH Pra-bukusumo selaku pribadi dan ketua KONI DIJ atas perhatiannya kepada pada atlet-atlet balap sepeda. De-mikian juga dukungan terhadap Jogjakarta sebagai tuan rumah ASEAN MTB Cup Seri 2 2015. “Ini tak terlepas dari dukungan serta andil Gusti Prabu sebagai ketua KONI DIJ,”ujar Ketua PB ISSI Rajasapta Oktohari, Sabtu (21/3).
Ketua terpilih untuk periode 2015-2019 pada Munaslub di Jakarta ini mengatakan, peran dan dukung KONI DIJ selama ini sangat besar terhadap atlet balap sepeda sehingga mampu berprestasi di ajang nasional maupun internasional. Salah satunya pre-stasi yang diraih dua atlet DIJ yakni Nurwarsito dan Exa Raudina di ajang ASEAN MTB Cup Seri 1 Januari 2015 lalu di Filipina. Di ajang berskala internasional tersebut keduanya berhasil meraih emas.Dari prestasi tersebut, Union Cy-cliste Internationale (UCI) yang menaungi kompetisi bersepeda menunjuk Indonesia dan Jogja-karta khususnya sebagai tuan rumah ASEAN MTB Cup Seri 2 yang akan digelar pada 24 hingga 26 April 2015 di sirkuit Wonogondang, Sleman. “Ini bonus prestasi dari atlet-atlet Jogja untuk kami PB ISSI dan tentu saja kami akan mendukung sepenuh-nya kegiatan tersebut,”ujarnya.
Ketua KONI DIJ GBPH Prabuku-sumo mengatakan, sudah menjadi tugasnya sebagai pengurus olah-raga untuk memperhatikan semua atlet yang ada di DIJ. “Semua atlet dari cabang olahraga apapun kami dukung untuk terus berprestasi, demikiannya dengan atlet balap sepeda,”ujarnya.Ketua Umum Pengda ISSI DIJ Ri-fan Tsaqif mengatakan, meski hanya dalam waktu yang singkat, pihaknya mengupayakan segala sesuatu, ter-masuk perihal perijinan dan peng-erjaan sirkuit. “Izin dari masyarakat sekitar yang utama selesai. Kini kami sedang proses pengerjaan sirkuit yang rencananya selesai awal April,” ujarnya.Ditargetkan 200 pembalap lokal yang akan mengikuti kejuaraan ini, serta 70 hingga 80 peserta dari luar. “Bagi atlet Jogja mengikuti ajang ini sangat penting. Karena menjadi kesempatan untuk menambah poin,”ujarnya. (dya/din/ong)