GUNUNGKIDUL -Kejaksaan Ne-geri (Kejari) Wonosari akan melaku-kan kasasi atas putusan bebas Harso Taruno, 63. Diketahui Harso meru-pakan terdakwa kasus pencurian kayu di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Suaka Marga Satwa Paliyan. Kasi Pidana Umum (Pidum) Ke-jaksaan Negeri Wonosari Danuel De Rozari mengatakan, sebelum resmi menyerahkan berkas kasasi ke Mah-kamah Agung (MA) pihaknya masih menunggu berkas salinan putusan PN Wonosari. “Kita sudah menyata-kan kasasi tetapi berkas belum kita serahkan karena masih menunggu salinan putusan lengkap dari PN Wonosari,” kata Danuel De Rozari kemarin (23/3).
Dia menjelaskan, setelah salinan putusan lengkap diterima, pihaknya akan segera mempertimbangkan langkah berikut dengan membuat memori kasasi. Namun demikian,karena salinan putusan PN diberikan pihaknya belum bisa bicara banyak. “Yang jelas, hari ini sudah kita nyatakan akan melakukan kasasi,” tegasnya.Sementara itu, Kuasa Hukum Su-raji Noto Suwarno mengaku telah mempersiapkan strategi kemungkinan adanya kasasi yang diajukan ke MA oleh Kejarii Wonosari. Saat ini ber-sama dengan tim telah mendiskusikan untuk membahas masalah kasasi yang diajukan JPU. “Yang paling penting, kami memas-tikan status klien kami bebas dari se-gala tuduhan, baik itu di tingkat peng-adilan atau yang lainnya,” kata Suraji.
Seperti diberitakan sebelumnya, HarsoTaruno warga Pedukuhan Bu-lurejo, Kepek, Saptosari yang men-jadi terdakwa kasus perusakan hutan BKSDA Paliyandivonisbebasoleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Wonosari, pada Selasa (17/3) pekan lalu. (gun/ila/ong)