BERBEDA dengan para perangkat desa yang menyoal draf Raperda Pilkades Kabupaten Sleman, para kepala desa (Kades) justru meng-klaim bahwa raperda tersebut sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku di tanah air.Ketua Paguyuban Kades Sleman Suryondadari Sismantoro menegas-kan, materi raperda telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 43/2014. Dan regulasi itu sebagai petunjuk pelaksanaannya. “Kalimatnya sih, bisa banyak variasi. Tapi soal isinya, sudah merujuk undang-undang,” katanya.
Sismantoro menilai, kritik yang disampaikan para kepala desa ber-sifat parsial. Sebab audiens hanya berpegang pada draf raperda dan belum mempelajari UU dan PP.Terpisah, Ketua Pansus Raperda Pilkades DPRD Sleman Hendrawan Astono menyatakan, semua aspirasi audiens ditampung. Pansus akan membahas bersama tim pembuat regulasi eksekutif. (yog/jko/ong)