FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
Siswa SD Santa Maria Diajari Buat FilmMAGELANG – Membuat film menjadi salah satu kewajiban bagi siswa kelas 6 SD Santa Maria Kota Magelang. Kewajiban ini merupakan salah satu tugas mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Saat ini, TIK masuk dalam muatan lokal sekolah dan diajarkan pada siswa kelas 1 hingga kelas 6.
“Ilmu komputer (TIK) menjadi program unggulan sekolah kami. Khususnya untuk pelajaran muatan lokal,” kata Guru TIK SD Santa Maria Kota Magelang Eko Mujiono kemarin )23/3).
Dijelaskan, siswa secara bertahap mendapatkan beberapa pengenalan tentang komputer. Mulai pengenalan software, operating system (OS), animasi, grafis, hingga cara pembuatan dan pengolahan film.
Sebagai tugas akhir, siswa diberi tugas pihak sekolah membuat film profil tentang mereka atau teman sekolahnya.
“Kelas 1 sampai 3, kami kenalkan seputar komputer. Kelas 4 sampai dengan 6, diberikandasar-dasar cara membuat animasi, grafis, dan film,” paparnya.
Tugas akhir pembuatan film dikerjakan kelompok. Mereka menggunakan peralatan seperti handphone yang memiliki kamera. Kemudian diolah melalui aplikasi video maker.
“Mereka juga bisa gunakan handycam bagi yang punya. Dengan kamera HP sebenarnya sudah cukup mendukung pembuatan film,” ujarnya.
Eko menyadari, di era yang serba digital ini, komputer menjadi kebutuhan menunjang tugas maupun keperluan seseorang. Untuk itu, SD Santa Maria memperkenalkan komputer sejak dini agar para anak didiknya terbiasa menggunakan perangkat tersebut. Terutama untuk hal-hal yang bisa diterapkan secara positif.
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan rombongan saat mengunjungi sekolah mendukung adanya pengenalan komputer sejak dini. Ia mengapresiasi langkah sekolah yang dianggap bisa membuat siswa semakin berkembang dengan baik. Ia mewanti-wanti, agar pihak sekolah mengontrol siswanya saat menggunakan komputer. Ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan penggunaan fasilitas komputer atauinternet.
“Di zaman yang serba digital ini, semua bisa diakses dengan mudah. Saya minta pihak sekolah dengan orang tua bisa mendampingi anak-anak agar tidak terkena dampak negatif teknologi informasi,” pintanya.(dem/hes/Nr)
 
Pihak Sekolah Diwanti-wanti Kontrol Siswa