JOGJA – Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Pariwisata dan Ke-budayaan (Disparbud) beren-cana mempromosikan bangunan heritage di Kota Jogja ke wisatawan yang datang. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan seni bu-daya yang akan direkam dan di-tampilkan di hotel-hotel setempat.Kepala Disparbud Kota Jogja Eko Suryo Maharso mengatakan, rencananya, bangunan heritage yang ada di 45 kelurahan di Kota Jogja akan ditampilkan. Di sana akan dipentaskan berbagai jenis kesenian yang akan dipentaskan berlatar bangunan-bangunan warisan budaya tersebut, seperti keroncong atau pertunjukan ke-senian tradisional lainnya. “Paling tidak di satu kelurahan ada satu heritage yang dipromosikan,” terangnya, kemarin (23/3).
Seluruh pertunjukan kesenian tersebut akan direkam, dan video rekamannya akan diberikan ke hotel-hotel yang ada di masing-masing wilayah untuk diputar, sehingga diketahui oleh tamu yang hadir. Dengan begitu, tamu hotel diha-rapkan bisa mengetahui ada bangu-nan warisan budaya yang menarik dikunjungi dan letaknya tidak ter-lalu jauh dari hotel tempat mereka menginap. “Mereka bisa menyem-patkan datang untuk berkunjung, karena lokasinya dekat dengan hotel yang diinapi,” paparnya.Salah satu lokasi yang memung-kinkan digunakan untuk pentas kesenian, adalah di Ketandan yang selama ini dikenal kental dengan budaya Tionghoa. Dalam video tersebut juga akan diberi ketera-ngan tenatng bangunan heritage tersebut, seperti tahun pembuatan dan fungsinya. (pra/jko/ong)