JOGJA – Pupus sudah harapan Mary Jane Fiesta Veloso, terpi-dana mati kasus narkoba yang ingin bebas dari eksekusi. Ke-pastian tersebut, menyusul ada-nya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak upaya ” Ratu Heroin” untuk peninjauan kem-bali (PK) putusan mati.Untuk itu dalam waktu dekat Kejati DIJ segera memindahkan perempuan asal Filipina itu ke LP Nusakambangan
“Mary Jane segera dipindahkan ke Nusambangan. Tapi, tunggu salinan PK dulu,” kata Asisten Pi-dana Umum (Aspidum) Kejati DIJ, Tri Subardiman, kemarin (27/3).Hingga kemarin, Kejati DIJ belum menerima salinan putu-san PK tersebut. Namun de-mikian, tim eksekusi kejaksaan telah berkoordinasi dengan LP Wirogunan dan Polda DIJ. Apa-bila salinan putusan sudah di-terima, akan langsung dipinda-hkan ke Nusakambangan.”Kami tunggu dulu salinan putusan PK resminya.
Sebab, putusan PK merupakan satu di antara dokumen berita acara saat eksekusi,” tambah pria asal Solo ini.Disinggung mengenai rencana penasihat hukum Mary Jane yang akan mengajukan gugatan ke PTUN? Tri menegaskan, langkah tersebut tidak akan mempengaruhi eksekusi. Sebab, gugatan untuk mengulur-ulur waktu eksekusi. Apalagi, putusan MA sudah final, dan merupakan putusan terting-gi dalam sebuah proses peradilan. “Tapi, kami tetap hargai dan hor-mati upaya tersebut,” jelas Tri Subardiman. (mar/jko/ong)