DWI AGUS/RADAR JOGJA
MENGHIBUR: Dodit Mulyanto (kanan), kontestan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) season 4, saat tampil di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Kamis (26/3) malam.
JOGJA – Kontestan Stand Up Comedy Indone-sia (SUCI) season 4 Dodit Mulyanto, Kamis malam (26/3) sukses menghibur penggemarnya di Jogjakarta. Bertajuk Komat Kamit Kumat, Dodit, sapaan akrabnya, mampu membuat penonton yang hadir di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) tertawa terpingkal-pingkal.Malam itu, Dodit tampil di luar kebiasanya saat tampil di layar kaca. Dodit kali ini tampil dengan jati diri yang asli. Bahkan dalam beberapa mate-rinya, pria kelahiran 30 Juni 1985 ini mengguna-kan bahasa Jawa. Materi yang dibawakan juga lebih fokus pada Jogjakarta dan saat dirinya sakit.”Jogjakarta itu istimewa, semuanya indah dan penduduknya ramah-ramah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Dodit bercerita saat dirinya divonis penyakit Jantung Koroner. Ber-kat penyakitnya itu, Dodit diwajibkan istirahat di rumah sakit untuk waktu yang cukup lama. Bahkan dirinya harus memasang ring jantung untuk menunjang hidupnya.Meski begitu, Dodit menyikapi hal ini dengan candaan. Dengan gayanya yang lugu, namun ceplas-ceplos, Dodit mengingatkan agar penon-ton yang hadir malam itu memulai hidup sehat. Salah satunya dengan berhenti merokok, dan berhenti minum kopi secara berlebihan.”Kalau mau cepet, ya minum kopi sama rokoknya dibanterin. Saya sudah merasakan sendiri, sakit itu enggak enak. Mau beraktivitas susah, tapi tetap elit kan sakit jantung,” candanya.
Dodit seakan ingin mengajak penonton sadar akan bahaya konsumsi rokok dan kopi secara berlebihan. Namun komika ini mengemas dengan gaya humor. Berbeda dengan dokter yang me-nyampaikan secara serius.Materi tentang kesehatan ini terbukti ampuh. Total penonton yang mencapai 1200 pun terbukti dibuat tertawa olehnya. Runutan dirinya dirawat di rumah sakit pun diceritakan secara detail. Dodit mampu mengemas situasi berbahaya ini menjadi materi yang menarik.”Satu hal yang paling saya ingat, sebelum pingsan adalah mencari celana, karena waktu itu posisi saya di kamar mandi. Kan enggak elit, seorang komika ternama Indonesia ditemukan pingsan tidak kato-kan,” katanya langsung disambut tawa penonton.
Dodit pun menghadirkan senjata utamanya dalam berstand up. Sebuah biola dikeluarkan untuk me-lengkapi aksinya. Dodit bercerita dirinya belajar biola dari ayahnya. Kenangan yang dia ingat adalah alasan agar Dodit bisa mudah bergaul dan terkenal.”Waktu itu bapak bilang kalau muka saya tidak bagus-bagus banget. Jadi harus punya kelebihan agar orang bisa tertarik. Tapi manjur juga ter-nyata bisa terkenal kayak sekarang ini,” candanya.Komat Kamit Kumat yang diselenggarakan Hotel Dafam Fortuna Malioboro ini juga menghadirkan komika dari 5 Kota, yaitu Jogjakarta, Pekalongan, Semarang, Solo dan Tegal. Dodit sendiri tampil terakhir sebagai gong dari acara ini. (dwi/jko/ong)