SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA KETAT : Kapten PSBK Blitar Fatchul Ihya membayangi pemain PSS Sleman Rasmoyo dalam laga di MIS Minggu (30/3).
SLEMAN- Bertandang ke Magelang, PSS Sleman akan mematangkan pola 4-4-2 yang selama ini selalu diterapkan di sesi latihan. Sore ini (31/3), PSS Sleman akan dijamu PPSM Magelang dalam uji coba di Stadion dr Moch Soebroto, Magelang.
Pelatih Jaya PSS Sleman Jaya Hartono mengatakan, pola tersebut akan dijadikan skema utama dalam mengarungi DU yang rencananya digelar 26 April mendatang. Dia berharap, anak asuhnya terbiasa dengan pola tersebut. “Pola 4-4-2 lebih fleksibel untuk diubah ke pola lain,” kata Jaya kemarin (30/3).
Keampuhan fleksibilitas pola 4-4-2 terlihat saat tim berjuluk Laskar Elang Jawa ini menghempaskan PSBK Blitar 2-0 pada laga uji coba Sabtu (28/3). Kesulitan menjebol gawal PSBK dengan pola 4-4-2, Jaya mengubah pola menjadi 4-3-3 dengan mengganti salah seorang gelandang yang dinilai tidak efektif. Dan hasilnya, daya serang PSS dengan tiga striker lebih moncer.
Menurut Jaya, perubahan posisi 4-4-2 disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bila dilaga kandang, maka transformasi akan ke pola yang lebih menyerang. Bila ingin mempeprkuat lini tengah, Jaya akan mengubah ke formasi 4-5-1 atau 4-2-3-1.
“Penerapan pola cukup mudah. Tingga menarik satu striker ke tengah untuk menjadi 4-5-1 atau 4-2-3-1. Jadi anak-anak tidak akan terlalu bingung untuk beralih pola,” kata pelatih yang pernah sukses membawa Persik Kediri menjadi kampiun Liga Indonesia beberapa tahun lalu.
Saat menghadapi PPSM nanti, jaya pun tidak dipusingkan dengan pilihan gelandang. Sebab, dua pemain sayap Voller Ortega dan Dicky Prayoga yang sebelumnya abses diharapkan bisa kembali.
Dicky yang absen karena harus menjalani wisuda, dipastikan pada Senin ini sudah bisa bergabung dengan skuat PSS. Sementara itu Voller diharapkan sudah bisa bermain pascapemulihan cidera engkel.
Ketergantungan PSS pada kreatifitas dua pemain tersebut juga terlihat pada laga uji coba terakhir. Sebab, Johan Arga dan Widiantoro yang didaulat sebagai pengganti keduanya tidak memainkan peran maksimal. Bahkan, Jaya sampai mengganti Johan, pada pertengahan babak pertama.
Partai melawan PPSM di Magelang juga menjadi laga tandang PSS. Sehingga dalam kesemapan tersebut, dijadikan oleh Jaya sebagai ajang untuk mengasah mental pemain. “Selama ini kita banyak menempa teknik permainan. Di Magelang saatnya melihat mental anak-anak,” pungkasnya.
Dihubungi terpisah, pelatih PPSM Inyong Lolombulan menjelaskan mencoba memanfaatkan laga kali ini untuk mematangakan kerjasama tim. Terutama untuk mematangkan pola 3-5-2 maupun 4-2-3-1.”Kami tidak menargetkan hasil menang atau kalah,” katanya.
Eks pelatih Persis Solo itu juga mengaku akan mencoba pemain-pemain seleksi yang ada. Sejumlah pemain dari berbagai daerah banyak yang melamar di PPSM. Terlebih, dia baru saja memulangkan mantan pemain Persita Tangerang, yang juga pernah melamar ke Persiba Bantul, Hari Novian Chaniago, pasca uji coba melawan tim Liga Nusantara, Persikas Semarang Sabtu lalu (28/3). (bhn/din/mga)