FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
MAGELANG – SD Negeri Tidar 3 Kota Magelang memberikan pelatihan siswanya. Tujuannyamengasah keterampilan murid, melalui mata pelajaran Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK).
Pelajaran SBK masuk kurikulum pelajaran. Karenanya, sekolah ini serius memberikan motivasi dan dorongan agar para siswa semakin kreatif dan berkembang.
“Selain akademis, siswa juga butuh pelatihan ketrampilan untuk bekal kemampuan mereka. Ini bisa melatih mereka untuk berwirausaha sejak dini,” kata Kepala Sekolah SDN Tidar 3 Aryani saat menerima kunjungan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito kemarin (30/3).
Aryani meneruskan, sekolah yang dipimpinnya tersebut mulai mengenalkan alat musik, cara menggambar, melukis mulai kelas satu sampai kelas tiga. Semuanya untuk menggugah jiwa seni anak didiknya.
Sedangkan kelas empat hingga kelas enam, para siswa dilatih skill dan praktik mata pelajaran SBK.
“Kami tidak hanya sekedar formalitas saja memberikan mapelini. Niatnya, benar-benar ingin merangsang bakat dan kemampuan seni maupun budaya para siswa,” tukasnya.
Ia mengemukakan,tak sedikit dari anak didiknya yang banyak memiliki bakat baik seni musik, menggambar, keterampilan lain, maupun olahraga. Dari hasil kerajinan yang dibuat, banyak yang layak dipamerkan. Untuk menghargai hasil karya para siswa, pihak sekolah memajangnya di mading dan kelas.
“Khusus bidang olah raga, tahun ini salah satu murid sekolah ini mewakili Kota Magelang mengikuti lomba pencak silat tingkat Provinsi Jateng,” ungkapnya.
Wali kota didampingi Wakil Wali Kota Joko Prasetyo saat berkunjung ke sekolah ini menyempatkan melihat hasil kerajinan siswa setempat. Ia minta pihak sekolah serius membimbing dan mendampingi siswa berkreasi.
“Jiwa seni, budaya, ketrampilan, maupun olahraga merupakan aset yang berharga dari siswa. Ini harus diperhatikan serius, agar para murid bisa memiliki kelebihan selain bidang akademis,” pinta Sigit.(dem/hes/Nr)