FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
RUGI BESAR:Petugas Polsek Magelang Utara langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara sebuah warung kelontong di Kelurahan Wates. Kerusakan karena ulah pendukung tim sepak bola PSS Sleman.
MAGELANG – Pendukung tim sepak bola PSS Sleman membuat ulah di Magelang, kemarin sore (31/3). Mereka melempari di rumah warga di sepanjang jalur yang dilintasi saat pulang, usai mendukung tim kebanggaannya berlaga melawan tuan rumah PPSM Sakti Magelang di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang.
Aksi pelemparan batu diduga dilakukan sebagian suporter PSS Sleman di Jalan Urip Sumoharjo. Korbannya, Darsono, pedagang warung kelontong di Kampung Pongangan, Kelurahan Wates, Magelang Utara.
Wahyu Ardian, 19, salah satu saksi mata memaparkan, para suporter yang jumlahnya ribuan melintasi Jalan Urip Sumoharjo. Mereka berjalan beriringan satu sama lain.
Tepat di warung kelontong Fotokopi Andhika, para suporter melempari batu ke arah warung dan beberapa warga yang tengah berada di dekat lokasi. Diduga, para suporter yang berjalan dari arah utara sudah mempersiapkan batu di atas sepeda motor.
“Tidak hanya melempari batu, mereka (supoter) juga menyeret sepeda motor yang sedang parkir di depan warung sampai ke tengah jalan,” kata Wahyu, warga setempat ini.
Ia menyebut, ada tiga sepeda motor yang diseret suporter ke tengah Jalan Urip Sumoharjo. Akibatnya, seluruh kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
ia menambahkan, seketika terjadi hujan batu menyebabkan warung kelontong dan Fotokopi Andhika estalase pecah. Bahkan, beberapa warga sempat terkena lemparan batu itu.
“Ada yang sampai kepalanya berdarah. Katanya sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas Wahyu.
Pemilik Fotokopi Andhika, Darsono,50 mengaku, panik setelah dirinya mendengar suara keras dari arah depan warungnya. Seketika ia hendak mengejar pelaku pelemparan, tetapi keburu melarikan diri.
”Saya sedang nonton TV tiba-tiba dengar suara keras, ternyata ada yang lempari batu,” katanya.
Selain melempar batu, Darsono juga mengaku sebagian barang dagangannya dibawa kabur pelaku. Antara lain rokok dan makanan ringan yang berada di dalam estalase.
“Estalasenya kan pecah, rokok-rokok banyak yang dibawa kabur. Saya langsung lapor kejadian ini ke Polsek Magelang Utara,” imbuhnya.
Mendapati laporan tersebut, petugas Polsek Magelang Utara langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Selain meminta keterangan saksi, petugas juga membawa sejumlah batu berukuran sekitar 10 sentimter itu untuk dijadikan barang bukti.
“Kami bawa batu-batu ini untuk pemeriksaan. Sementara, kami masih mendalami kasus ini,” kata Kapolsek Magelang Utara Kompol Sugimin di lokasi.
Tidak hanya di Wates, Magelang Utara, kondisi serupa juga terjadi di Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Ribuan pendukung PSS melempari batu ke arah rumah-rumah warga di tepian jalan.
Warga yang geram sempat membalas lemparan batu tersebut. Namun, tak sedikit mereka memilih kabur untuk menyelamatkan diri.
“Situasi sempat mencekam. Ada hujan batu di atas. Warga yang takut masuk ke dalam rumah. Tapi ada juga yang membalas suporter dengan lemparan batu,” kata Asef, salah seorang warga Japunan, Mertoyudan.
Di Japunan, diketahui ada satu korban luka. Korban yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke RSUD Kota Magelang.
“Korban luka-luka di Japunan sempat dibawa ke RS. Tapi sudah dibawa pulang,” kata Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto tanpa memperinci identitas korban.
Kabag Humas Polres Magelang AKP Edi Sukrisna memastikan, mereka yang berbuat rusuh merupakan suporter sepak bola. Namun, ia tidak menyebut suporter dari tim PSS maupun PPSM. Polres juga sempat mengerahkan Satuan Dalmas mengamankan lokasi.
“Lempar-lemparan batu antarsuporterdi depan Metro Square. Namun (sudah) bisa diredam,” jelasnya.
Kepolisian cepat mengamankan situasi di beberapa lokasi. Beberapa saksi mata menyebut, salah satu petugas kepolisian sempat megeluarkan tembakan peringatan di lokasi kejadian.
“Delapan orang tadi diamankan di Polsek Mertoyudan,” katanya.
Para suporter melakukan aksi anarkis, setelah menonton tim kesayangannya menang 2-1 atas tuan rumah PPSM Sakti Magelang.Dalam laga persahabatan tersebut, dua gol Laskar Elang Jawa diciptakan Rasmoyo menit ke-63 dan Diego Bawono menit ke-73. Satu-satunya gol tuan rumah diciptakan Delzy menit 39. (dem/ady/hes/ong)