ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA BELUM SEMPURNA: Stadion yang ada di perbatasan Kecamatan Mertoyudan dan Mungkid sudah bisa dipakai suporter Persikama. Pemkab bersiap melanjutkan pembangunan untuk melengkapi fasilitas.
MUNGKID – Sempat mendapat sorotan, pembangunan stadion di perbatasan Kecamatan Mertoyudan dan Mungkid dilanjutkan. Bahkan, pembangunan stadion ini memakan biaya Rp 2 miliar. Upaya pembangunan untuk melengkapi tahapan pembangunan sebelumnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten Magelang Soetarno menyatakan, pada tahun ini, pemkba menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan stadion tahap IV. Jumlah itu meliputi pekerjaan paving untuk area parkir, toilet di area parkir, tanaman, pintu depan, serta pengecatan pagar dalam stadion.
Ke depan, ia akan menambah tribun penonton di sisi utara dan selatan, serta lampu stadion. Harapannya, bisa digunakan menggelar pertandingan pada malam hari.
“Dalam waktu dekat ini, akan dipasang papan score digital,” kata Soetarno Selasa (31/3).
Pemkab Magelang mengklaim tahun ini telah selesai membangun stadion olahraga yang terletak di Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid dan Desa Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan tersebut. Sampai kini, pembangunan menghabiskan dana Rp 32,6 miliar.
Rinciannya, pembangunan tahappertama dilaksanakan tahun 2012 dengan anggaran Rp 3,9 miliar yang dikerjakan PT Duta Mas Indah. Pembangunan tahap kedua tahun 2013 dengan anggaran Rp 19,2 miliar oleh PT Duta Mas Indah, dan Pembangunan tahap ketiga tahun 2014 dengan anggaran Rp 9,5 miliar oleh PT Armada Hada Graha (AHG) yang saatini sudah selesai.
Meski belum sempurna, kondisi stadion dinilai cukup representatif guna basecamp maupun menerima laga tandang tamu di Liga Nusantara yang tengah diputar PSSI. Kesebelasan Kabupaten Magelang Persikama sendiri berada di Grup B, bersama Persiku Kudus, Persik Kendal, Persipa Pati, dan PSD Demak.