DWI AGUS/RADAR JOGJA
AKRAB: Mahasiswa UPSI Malaysia dan UNY berfoto bareng di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY, Jumat (3/4).
SLEMAN – Puluhan mahasiswa Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia mengunjungi Jog-jakarta hingga 6 April mendatang. Kunjungan ini dalam rangka Jalinan Silang Budaya Akademik. Selama di Jogjakarta, para mahasiswa ter-sebut, bertukar ide dengan maha-siswa UNY dan UII.Penasihat rombongan Nuzsep Almigo mengatakan, program ini mengusung enam sub program. Bertajuk 6 dalam 1, mengutamakan diskusi mahasiswa. Mulai dari dis-kusi mengenai olahraga hingga seni budaya dua negara.”Mengedepankan diskusi ilmiah antara mahasiswa UPSI, UNY dan UII. Wujudnya dengan silang peng-etahuan budaya, dan laga persaha-batan futsal.
Khusus untuk pertan-dingan, saling mempertemukan antara tim futsal UPSI dengan UNY,” ungkap Nuzsep di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY, Jumat (3/4).Para mahasiswa ini juga akan melakukan kunjungan sosial di le-reng Gunung Merapi, Sabtu pagi (4/4). Dalam kesempatan ini, akan diserahkan bantuan kepada warga korban erupsi Merapi 2010. Sela-njutnya akan mengunjungi Candi Borobudur dan Keraton Jogjakarta.”Belajar kenapa Borobudur bisa masuk dalam 7 keajaiban dunia. Lalu Minggu (5/3) berkunjung ke Keraton Jogjakarta untuk melihat kesenian klasik. Berlanjut hari Se-nin (6/3) berkunjung ke UII,” pa-parnya.
Pengarah Program Siti Nur Asilah menambahkan, kunjungan ini sangat penting. Terutama bertukar ide antara dua universitas yang berbeda. Dengan cara ini, setiap mahasiswa mampu mempelajari berbagai aspek. Salah satunya, bagaimana kultur mahasiswa di Indonesia. Mulai dari pola organisasi dan berbagai program yang terkait dengan aka-demis. Dalam kesemptan ini, juga menjabarkan pola kehidupan ma-hasiswa UPSI yang tergabung da-lam Majlis Mahasiswa Kolej Ung-ku Omar. (dwi/jko/ong)