BAHANA/RADAR JOGJA
KOMPLET: Skuad PSS Sleman saat menyambangi kandang PPSM Magelang Selasa (31/3) lalu.
SLEMAN – Melawan PSIR Rembang dalam laga persahaba-tan Minggu besok (5/4) di Magu-woharjo International Stadium (MIS), pelatih PSS Jaya Hartono tidak akan melakukan banyak eksperimen. Pola 4-4-2 dan starting line up saat melawan PPSM Ma-gelang masih dipertahankan ke-tika melawan Laskar Dampo Awang- julukan PSIR Rembang.Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono mengatakan, berlaga di kandang, dia tidak banyak melakuan peru-bahan pada skema skema. Dia akan lebih memfokuskan tim untuk me-minimalisasi kesalahan-kesalahan sendiri. “Seperti lawan PPSM, kami sering kehilangan bola dan salah umpan. Ini yang akan terus diper-baiki dan diterapkan pada uji coba nanti,” kata Jaya kemarin (3/4).
Jaya telah memantenkan pola 4-4-2 dalam skema permainan guna menghadapi divisi utama nanti. Hanya saja, skema tersebut nantinya masih dapat bertransfor-masi ke 4-2-3-1 atau ke 4-3-3. “Pe-rubahan pola disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.Melawan PSIR Rembang, Jaya kemungkingkan akan menurunkan skuad andalan. Dua gelandang sayap Voller Ortega dan Dicky Prayoga masih tetap menjadi andalan. Meski sebelumnya, pada pertan-dingan PPSM Magelang, di pertegahan babak perta-ma, Jaya me-narik Dicky keluar karena men-urutnya permainan pemain yang baru saja diwisuda tersebut tidak berkembang. “Ketika itu dia (Dicky) mungkin berada dalam tekanan. Laga away pertama biasanya pe-main gugup,” kata pelatih berli-sensi A AFC ini.
Di sektor gelandang tengah, Jaya nampak sangat bergantung pada kreatifitas kapten Ahmad Sembi-ring dan M Rifky. Menurutnya, kedua pemain tersebut kini sudah terlihat pada di lapangan dan bisa saling mengisi. Untuk striker, duet Diego Banowo dan Aris ‘Sin-can’ Alfiansyah masih menjadi tumpuan untuk membobol gawang lawang,” jelasnya. Di Magelang, kreasi Jaya men-duetkan Sincan dan striker me-reka lainnya Agung Suprayogi memang tidak berjalan mulus. Dalam laga bekesudahan 2-1 ter-sebut, Agung tidak mampu ber-buat banyak dan harus ditarik keluar dan digantikan dengan Ba-nowo.Nah, tampaknya duet Sincan-Banowo ini lini depan PSS terlihat tajam. Hal tersebut telah turuji pada laga-laga uji coba sebelumnya baik melawan klub non profesional maupun tim selevel. “Saya ingin membuat kreasi diantara ketiganya (Banowo, Agung, dan Sincan) agar mereka padu,” jelasnya.
Sementara posisi kiper, tampaknya posisi Syamsidar sebagai penjaga gawang utama tim tidak tergoya-hkan. Meski nama Herman Batak juga menjadi bayang-bayang bagi Syamsidar untuk berada di-posisi penjaga gawang.General Manager PSS Sleman Sukoco mengatakan, izin pertan-dingan melawan PSIR sudah di-kantongi panitia pelaksana. Ka-rena sebelumnya, manajemen PSS berencana untuk melakukan laga ulangan dengan PPSM Magelang di kandang sendiri.”Pihak kepolisian tidak mengelu-arkan izin bila tetap lawan PPSM. Karena itu, kami harus mencari ganti, mengingat kompetisi sema-kin dekat,” katanya. (bhn/din/ong)