SETIAKY/RADAR JOGJA

ARIE ARDIANIE

SADAR sebagai istri anggota polisi (Bhayang-kari), Arie Ardinie, pekerjaan utamanya adalah memberi support sang suami. Berkat dukungan-nya sejak menikah pada 14 Juni 1992, kini telah mengantarkan sang suami, Kombes Pol Erwin Triwanto, sebagai Kapolda DIJ
“Bapak itu nasional banget,” katanya bangga kepada Radar Jogja di kediamannya Kompleks Perumahan Pesona Merapi, Sle-man, kemarin (3/4). Ibu dua anak ini, memang tidak menceritakan kerjanya Bhayang-kari itu apa aja. Namun dia ce-rita bagaimana keseharian men-jadi istri polisi. “Bapak itu, sejak awal sebagai polisi lapangan. Sehingga selalu stand by. Jadi keseharian saya bertemu bapak juga terbatas,” ungkapnya ramah di samping suaminya.
Kondisi tersebut membuat Ardinie, panggilan akrabnya, menjadi istri yang teguh dan mandiri. Tak heran, dia kemana-mana, siap sendirian. “Sudah biasa, untuk pergi kundangan itu tanpa bapak. Malah selalu sendirian. Dan itu sudah di-maklumi banyak orang, rekan dan keluarga,” kata wanita yang asli Blitar, Jawa Timur, ini.
Tak hanya untuk pergi kun-dangan, saat ingin berjalan-jalan, atau sekadar melihat anak atau sanak keluarga, Ardinie juga sering sendirian. Misal saat ingin menjenguk orang tua atau keluarganya di Blitar, dia juga harus terbang sendiri. Termasuk untuk ke Jogja ketika ingin me-lihat anak bungsunya yang sedang kuliah di Jogja, juga sering seo-rang diri. “Anak kan ada yang kuliah di Jogja, sehingga sering juga saya ke Jogja. Yang penting melihat jadwal tiket pesawat promo,” katanya sedikit berkelakar.
Meski demikian, hal itu tidak menjadi keluhannya. Apalagi, dari keluarga besarnya juga ada yang anggota TNI dan anggota polisi. “Kalau soal tugas polisi, sudah saya pahami sejak awal. Karena anggota keluarga kami juga ada yang menjadi anggota polisi atau TNI. Makanya ketika mau nikah dengan bapak saat itu, saya juga sudah tahu risikonya. Dan saya siap hingga saat ini,” tandas wanita yang pernah menge-nyam kuliah di Malaysia ini.
Namun dia sangat ingat, se-lama kurang lebih dua tahun bisa menikmati kebersamaan yang luar biasa dengan suami-nya, yakni saat suaminya me-nempuh penddidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK – PTIK. “Saat itu kira-kira se-lama dua tahun, kami benar-benar bisa menikmati keber-samaan. Dan itu luar biasa,” lanjutnya. (mar/jko/ong)