DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SERU : Salah satu pertandingan yang digelar di ajang Tapian Nauli Futsal Cup 2015 di Sport Hall Kridosono kemarin
JOGJA-Ajang Tapian Nauli Futsal Cup 2015 berlangsung seru. Dari 64 tim yang bertanding, akhirnya hanya menyisakan empat tim tangguh di babak semifinal.
Ketua Pelaksana Wendi Simbolon mengatakan, hingga babak perempat final, masing-masing tim yang berasal dari unit kegiatan mahasiswa, klub dan juga perkumpulan pemuda Kristen dan Katolik ini memberikan kejutan.”Sebenarnya banyak tim yang ingin mendaftar, tapi kami membatasi hanya 64 tim,” ujarnya di Hall Kridosono kemarin (5/4).
Perempatan final grup A mempertemukan tim Ipmaram versus Ikamara. Dari dua babak yang digelar, tim futsal Ikamara tidak mampu menandingi permainan Ipmaram. Meninggalkan jauh, Ipmaram melaju ke semifinal dengan skor telak 6-1. Sementara itu, tim Goeboek mengikuti jejak Ipmaram dengan melibas tim Duta dengan skor akhir 5-2.
Di grup B, Marga Mulya tidak harus bersusah payah memetik kemenangan. Lawannya, BFA (A) harus mengakui keunggulan skill Marga Mulya dan tersingkir dengan skor telak 8-0. Sementara itu di pertandingan terakhir babak perempat final, PMK Hukum UGM menghadapi tim tangguh Metro Xillon. Metro Xillon menyusul Marga Mulya ke babak semifinal dengan melibas PMK Hukum UGM dengan skor 7-1.
Kompetisi yang berlangsung sejak 31 Maret ini menjadi wadah saling mengenal dan mengakrabkan pemuda Kristen dan Katolik di Jogjakarta. Kompetisi futsal yang digagas oleh rumah makan khas makanan Batak, Tapian Nauli ini memperebutkan total hadiah Rp 9 juta.
Sementara top scorer dipegang Lexi (Marga Mulya) dengan 11 gol, disusul Yosepus (Metro Xillon) dan Cakra (Marga Mulya) dengan 10 dan 9 gol.”Antusiasme pentonton juga cukup baik. Kami berencana akan mengadakannya setiap tahun,”ujar Wendi.(dya/din/Nr)