JOGJA – Kawasan Titik Nol Kilometer terus men-jadi titik perhatian Pemkot Jogja melalui UPT (Unit Pelak sana Teknis) Malioboro. Selain mempercantik kawasan yang kini menjadi salah satu ikon Kota Jogja itu, patung gajah yang ada di sana juga dilakukan pengeca-tan kembali
Seperti yang tampak kemarin (6/4), beberapa pekerja sedang mengecat ulang patung gajah berjudul “Bertautan” karya perupa Dunadi itu. Patung ga-jah setinggi lima meter ini sengaja dicat ulang dengan warna putih, agar masyarakat maupun wisatawan dapat berin-teraksi lagi.Ya, si pembuat gajah ini memang berharap para wisatawan yang sedang berkunjung di Titik Nol Kilometer bisa mencorat-coret lagi gajah-gajah itu. Coretan bisa dengan cara memural atau sekadar tanda tangan memakai spidol atau cat.
Karya ini juga menyimbolkan wisatawan yang datang ke Jog-jakarta sebagian besar bersama keluarga besarnya, sesuai dengan ukuran gajah yang besar. Karya Dunadi dari bahan fiber glass ini terdiri atas tiga patung gajah berukuran kecil, sedang dan besar. Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh mengakui, pemajangan patung dan pengecatan kem-bali ini sebagai karya seni untuk mempercantik wajah Kota Jog-ja. Karya bebas berupa patung ini juga untuk menunjukkan bahwa Malioboro sebagai tem-pat berinteraksi masyarakat. (aga/laz/ong)