Sakayuv: Aku Pelajar yang Selo

 
DI SAAT sumpek dengan berita-berita politik yang makin semrawut dan menghadapi kondisi perekono-mian yang enggak sehat, menikmati hal-hal lucu menjadi bentuk pelepa-san yang banyak dilakukan. Di anta-ranya nengokin koleksi youtube, instagram, ato path serta medsos lainnya. Nah, salah satu alternatif pilihan yang kini sedang ngehit di lingkungan anak-anak muda Jogja adalah melototin instagram.Koleksi atau garapan video lucu mi-lik Ivo Saka Yuvens adalah salah satu alamat yang banyak dikunjungi. Bah-kan Ivo sampai punya penggemar khusus.
“Tetanggaku kemarin abis melahirkan, eh anaknya dikasih nama Saka. Katanya sih gara-gara dia suka banget dan sering ketawa ngeliat videoku… !” ujar Ivo Saka Yuvens sam-bil mringis cerita soal pengalaman unik yang pernah didapat semenjak dia jadi artis instagram.Cowok yang akrab disapa Sakayuv ini sih emang eksis banget soal up-load video di akunnya. Dan katanya semua itu terinspirasi dari teman-teman yang selalu mengelilinginya. Contoh, Sakayuv dipaksa oleh me-reka untuk melihat video salah satu anggota Jogjavidgram. “Dari situ saya jadi punya ide bikin video lucu tentang pengalaman kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sakayuv mengakui, video pertama-nya bukan di upload lewat akun pri-badinya, justru malah di akun saha-batnya, Vidya. Tapi, Ia mengaku ketagihan untuk mengunggah video lucunya, karena banyak respon posi-tif dari teman-teman lewat video pertamanya itu. “Ya karena banyak respon positif dari teman-teman, aku coba-coba lagi aja. Lagian, aku juga udah nge-rasa PD kok,” celetuk siswa SMAN 6 Jogja ini.
Apa yang dilakukan siswa kelas XI ini enggak cuma untuk eksis, tapi juga karena tertarik dengan kom-petisi video bertema yang diadakan Jogjavidgram. Dan Sakayuv juga banyak dapat juara.”Aku sih termasuk pelajar yang selo. Jadi aku biasa nge-upload video antara 3-4 hari sekali.” Saka memang udah hobi bikin dan nge-posting video sejak SMP, ter-utama melalui akun youtube-nya. Meski udah lama ngutak atik soft-ware editing video audio, tapi Saka mengakui bikin video instagram itu ternyata susah. Selain waktunya ter-batas cuma 15 detik, dia juga harus mikir gimana cara supaya pesan yang disampaikan lewat adegan singkat itu bener-bener sampai ke followers. Apalagi saat ini followernya udah di angka 47 ribu.Semenjak temen-temen tau kalo dia hobi bikin video, Saka sering diminta bantu bikin iklan. Terutama kalo ada event sekolah.
Selain itu, dia juga se-ring diminta temannya bikin video ucapan ulang tahun, ato cerita-cerita yang menurut temen-temennya bisa dijadikan sesuatu yang menarik.Selama enggak mengganggu se-kolahnya, ayah dan ibu nya selalu mendukung hobi Sakayuv. Apalagi kebiasaan unik nya itu menghasilkan prestasi. “Ayahku pernah ngingetin juga sih. Katanya, boleh sih dik kamu bikin video lucu, tapi perannya jangan jadi cewek terus to…” kata Sakayuv menirukan pesan dan harapan dari ortunya yang ternyata juga sering ng-eliat hasil karya video anaknya. Video-video Saka memang bentuknya percakapan, dan itu hanya diperankan satu orang, yaitu Saka sendiri. Me-nurutnya, peran sebagai cewek itu semata-mata hanya untuk mendukung ceritanya. (val/man/ong)