Wakil ketua komisi VII DPR Mulyadi. FOTO: Fathra/jpnn.com
JAKARTA – Wakil ketua komisi VII DPR Mulyadi mengaku akan tetap memperkarakan Mustofa Assegaf, anggota komisi VII dari Fraksi PPP yang memukul dirinya di sela-sela sidang komisi, kemarin.
Saat ditemui di gedung DPR, Kamis (9/4), Mulyadi juga meluruskan informasi bahwa yang terjadi di lorong belakang ruang rapat komisi VII kemarin adalah murni pemukulan terhadapnya, bukan perkelahian.
“Saya luruskan karena ada berita adu jotos, tapi ini murni penganiayaan secara tiba-tiba. Saya sama sekali gak mukul walau saya bisa saja lakukan pemukulan,” kata Mulyadi.
Akibat pemukulan tersebut, Mulyadi mengalami luka lebam di wajah, pipi kanan, pelipis mata kiri dan kening. Luka tersebut sudah divisum karena politikus Partai Demokrat ini kukuh ingin menempuh jalur hukum.
“Ini pidana murni dan gak ada kaitan politik. Tentu akan dilaporkan ke ranah hukum dan MKD. Sanksinya sudah jelas. Ini sesuatu yang tidak terpikirkan dan kita malu sekali karena masyarakat akan semakin bertanya kok ada anggota DPR seperti itu,” ujar Mulyadi.
Atas luka yang dialaminya, Mulyadi menduga saat itu Mustofa menggunakan akik. “Tiga kali dilakukan pemukulan. Tulang pipi kanan, kiri dan dahi. Saya rasa dia pake cincin juga. Gimanapun saya minta maaf kepada masyarakat walau bukan saya yang lakukan,” tambahnya. (fat/jpnn)