SETIAKY/RADAR JOGJA
MATANGKAN PERSIAPAN: Siswa peserta Unas berbasis komputer di SMK Muhammadiyah Prambanan kemarin (9/4) terus melakukan persiapan menyeluruh.
JOGJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ mulai menerima soal ujian nasional (Unas) untuk siswa SMA/SMK dan MA kemarin (9/4). Soal Unas yang dicetak di Kudus itu akan disimpan di gudang Disdikpora DIJ, se-belum didistribusikan ke kabupaten/kota Sabtu besok (11/4).Pelaksanaan Unas dengan sistem paper based test (PBT) akan dilaksanakan minggu depan, 13-15 April 2015. Kepala Disdikpora DIJ Baskara Aji menjelaskan, setelah menerima soal Unas dari percetakan, pihaknya melakukan pengecekan, sebelum didistribusikan
“Menjelang pelaksanaan Unas, soal baru kami distribusikan. Ini untuk memudahkan pengama-nan,” ujar Aji.Seperti tahun sebelumnya, aparat kepolisian dilibatkan dalam pengamanan distribusi dan penjagaan soal Unas di gudang dan sub rayon kabupa-ten/kota. Pihak perguruan tinggi yang ada di DIJ juga di-libatkan dalam pemantauan sebagai tim independen.Meski bukan lagi sebagai pe-nentu kelulusan, jelas Aji, pi-haknya tetap berkomitmen menyelenggarakan Unas dengan jujur. Dari sisi kesiapan sendiri, semua sekolah penyelenggara dilaporkan sudah siap melak-sanakan Unas itu. Para siswa juga sudah dibekali dengan pen-dalaman materi.
Jumlah peserta Unas tingkat SMA/MA dan SMK di DIJ seba-nyak 48.606 siswa. Jumlah ini terdiri atas peserta dari SMA/MA sebanyak 20.241 siswa, dan SMK 25.791 siswa.Sedangkan peserta Unas Paket C jurusan IPA ada 48 siswa, IPS 2.496 siswa dan SMA LB 30 orang. “Mengingat peserta Unas ada yang berkebutuhan khusus, panitia juga sudah menyiapkan soal dan pendamping sesuai kebutuhan mereka,” jelas Aji. Unas Berbasis Komputer,SMK Siapkan GensetDi Kabupaten Sleman, sejum-lah Sekolah Menengah Kejuru-an yang akan menggelar Unas berbasis komputer menyatakan kesiapannnya.
Ada enam SMK 6 yang akan melaksanakan Unas tanpa kertas ini, yakni SMK Mu-hamadiyah Prambanan, SMKN 1 Kalasan, SMK Penerbangan, SMKN 2 Depok, SMKN 1 Go-dean dan SMKN Seyegan.SMK yang akan menggelar Unas berbasis komputer ini telah melakukan sejumlah persiapan, antara lain, penyediaan listrik serta pengecekan perangkat computer. Hal ini dilakukan agar pada pelaksaan ujian nasional nanti bisa diselenggarakan dengan lancer. Mengingat listrik dan koneksi internet menjadi bagian terpenting dalam penger-jaan ujian nasional computer ba-sed test (CBT).Sistem CBT dinilai lebih efek-tif dan efisien, karena tidak perlu mendistribusikan soal dan jawaban. “Selain itu, kebocoran soal bisa diminimalisasi karena soal diacak oleh computer,” ujar Hanafi, salah seorang siswa SMK.Di SMK Muhammadiyah Pram-banan sendiri sudah disiapkan 97 komputer untuk 290 pe-serta. Selain itu, dua genset juga sudah disiagakan untuk mengantisipasi sewaku-waktu listrik padam. (sky/laz/ong)