Suasana lomba menghias bra di Surabaya. Foto: Dipta Wahyu/Jawa Pos
MESKI bra berada di dalam pakaian, jangan lantas sembarangan memilih dan mengenakannya.
Bintang film Arisan Melissa Karim menganjurkan setiap perempuan untuk lebih perhatian dengan underwear tersebut.
“Kalau mau payudaranya sehat, ya perhatianlah pada bra,” tuturnya saat ditemui di Oval Atrium Ciputra World, Jumat (10/4).
Ibu Lucius Jazz Tikvatenu Tampubolon tersebut mengaku excited setiap diundang menjadi pembicara mengenai pentingnya perhatian pada payudara dan pemakaian bra.
“Sudah waktunya perempuan paham. Jangan hanya memperhatikan model dan warna. Masa berlakunya juga sering-sering dicek,” jelasnya.
Melissa mencontohkan, ada bra yang sudah dibeli sepuluh tahun lalu. Meskipun bra masih bagus karena jarang dipakai, dia tetap memperhatikan pengait dan kondisi kainnya. “Apa iya masih aman dan nyaman dipakai,” ujar Melissa.
Kadang ada perempuan yang memakai bra terlalu kecil atau malah kebesaran. Ada pula yang tali belakangnya terlalu ditarik ke belakang sehingga membuat punggung sakit.
“Yang pas-pas aja. Jangan lupa, kalau beli dan ragu, coba dulu, apakah enak atau nggak. Pokoknya, cari yang nyaman banget,” saran perempuan yang hobi beryoga tersebut.
Melissa Karim bercerita, ketika masih berusia 20 tahunan, dirinya suka membeli pakaian dalam warna-warni. Tidak jarang underwear dan outerwear pilihannya memiliki warna sama.
“Kalau sekarang sih, karena usia, jadi lebih suka yang warna nude atau gelap,” ungkapnya lantas tertawa.
Satu jam sebelumnya, di tempat yang sama, diadakan lomba mendekor bra. Diikuti 40 siswa Arva Fashion School, lomba itu menjadi ajang adu kreatif. Salah seorang peserta yang menghias bra tersebut adalah murid laki-laki Arva. Namanya Alif Permana Wijaya.
“Seru juga menghias bra. Pembuktian ke orang-orang bahwa saya bisa survive di bidang fashion. Mampu berkreasi dengan berbagai model baju,” terang Alif.
Pada lomba yang berlangsung satu jam itu, Alif menghias bra berkonsep midas. Dia membuat tangan palsu menempel pada salah satu bra. Inspirasinya datang dari mitologi Yunani ketika Raja Midas memegang sebuah barang dan seketika berubah menjadi emas. (cik/c9/ayi)