ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
BUTUH DANA: Pemkab tetap melanjutkan pengembangan stadion. Sejauh ini Pemkab Magelang menganggarkan Rp 2 miliar.
MUNGKID – Adanya sorotan dari beberapa kalangan ter masuk DPRD tidak menjadikan peme-rintah berdiam diri. Pemkab tetap akan melanjutkan pe-ngembangan stadion.Bahkan, Pemkab Magelang menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan tahap ke empat. Pekerjaan yang digarap pada tahap empat tersebut, antara lain pavingisasi dan toilet di area parkir, tamanisasi, pintu depan, serta pengecatan pagar dalam stadion.Saat ini, proyek masih dalam proses lelang. Namun bisa di-mungkinkan pekerjaan sudah bisa dikerjakan mulai perte-ngahan Mei mendatang. “Pembangunan tahap IV di-jadwalkan selesai dalam tiga bulan,” kata Kasi Tata Ruang dan Tata Kota (TRTK) Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) Kabupaten Magelang Nuryanto kemarin (10/4).
Saat ini stadion tengah me-masuki masa pemeliharaan. Meski begitu, lapangan stadion sudah difungsikan untuk per-tandingan resmi sepakbola Liga Nusantara (Linus) sejak be berapa minggu yang lalu.Untuk mengantisipasi ke-mungkinan terjadinya kerusakan yang timbul akibat ulah jahil pe-nonton, semua sudah dibicarakan dengan panitia penyelenggara pertandingan. Termasuk pena-nganan tebaran sampah yang ditinggalkan penonton. Sedang kerusakan yang terjadi karena faktor teknis, seperti genteng bocor atau tembok retak, jadi tanggung jawab pihak rekanan.Selain melanjutkan pem-bangunan tahap empat, Pemkab Magelang juga berencana mem-bangun tribun utara dan selatan. Rencana pembuatan tribun utara dan selatan didasarkan pada pe-ngalaman beberapa kali partai uji coba dan laga kandang Persikama.
Dari pengalaman uji coba, animo penonton cukup tinggi. Akibatnya Tribun Barat dan Timur yang berkapasitas 10 ribu penon-ton disesaki suporter tim ke-banggaan Kabupaten Magelang. Di luar itu, banyak suporter yang tak kebagian tempat.Kepala DPU-ESDM Kabupaten Magelang Sutarno menyebutkan, dana untuk pembangunan tribun baru tidak berasal dari APBD Kabupaten. Tetapi dimintakan bantuan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga. (ady/hes/ong)