RIZAL SETYO NUGROHO/RADAR JOGJA
TEROBOS: Pemain PSS Sleman Johan Arga melewati penja ga an pemain Persires Sukoharjo pada laga persahabatan di MIS, ke ma rin (11/4).
SLEMAN – Menjamu Persires Sukoharjo di Maguwo International Stadium (MIS) kemarin (11/4), PSS Sleman memaksa tamunya pulang dengan kebobolan empat gol tan-pa balas
Hasil ii tentu saja membuat pen-dukung Laskar Sembada puas. Dalam laga yang disaksikan ri-buan suporter itu, pelatih PSS Jaya Hartono menilai, anak asuhnya sudah sangat siap untuk men-ghadapi kompetisi.”Perbedaan antara pemain utama dengan pelapis tipis se-kali. Sehingga dengan kompo-sisi yang ada saat ini, kami op-timistis siap untuk mengarungi liga,” kata Jaya usai laga.
Ia juga menilai terdapat peningkatan yang signifikan dari pola per-mainan anak asuhnya. Terutama dalam posisi dari bertahan ke menyerang, demikian juga se-baliknya.Selain itu juga marking pemain saat bertahan jauh lebih rapat. Kondisi itu yang sebelumnya sempat longgar saat PSS men-jamu PSIR Rembang belum lama ini. Saat itu Ahmad Sembiring dkk harus kebobolan dua gol dari anak asuh M. Rukin. Komu-nikasi dan kerja sama yang di-harapkan Jaya bisa diperlihatkan oleh anak asuhnya dalam laga kemarin. Utamanya di babak kedua, di mana Super Elang Jawa bisa membobol gawang Persires yang dijaga Bagus Jiwo tiga gol. Gol pertama PSS dicip-takan gelandang Johan Arga yang bermain apik di sisi kanan.
Tembakan keras Johan usai mendrible bola dari tengah hing-ga di depan kotak 12 pas tidak mampu dibendung Bagus Jiwo yang dipercaya berada di bawah mistar gawang Persires. Namun usai gol itu, meski banyak men-ciptakan peluang, asa anak-anak Sleman untuk menambah gol belum membuahkan hasil.Memasuki babak kedua, PSS mengganti dua pemain yakni Johan Arga dan Diego Banowo. Masuknya Voler Ortega dan Dicky Prayoga membuat permainan Sleman lebih hidup. Dampaknya Agung Suprayogi yang dipercaya turun sejak menit pertama, mampu menambah dua gol un-tuk Sleman.
Gol pertama Agung tercipta di menit 74, sedangkan gol kedua di menit 84. Kedua gol tercipta dari hasil kerja keras Ahmad Sim-biring dan kawan-kawan me-mainkan bola satu dua sentuhan. Puncaknya adalah pemain bela-kang PSS Sleman Sutaji bisa me-nambah gol untuk timnya di menit 89 atau satu menit jelang peluit panjang ditiup wasit.Menanggapi hasil yang dida-pat timnya, Pelatih Persires Hendriawan menyebutkan, pi-haknya tidak memiliki target dalam uji coba yang dilakoni kali ini. Persires saat ini masih melakukan seleksi pemain yang akan dibawa mengarungi kom-petisi. “Kita masih mainkan pemain seleksi. Karena untuk pemain lama masih banyak yang belum bisa bergabung,” tandas-nya. (cr3/laz/ong)