UNJUK GIGI: Atraksi drum band dari SMK Kesdam IV/Diponegoro yang dihadirkan untuk memeriahkan hari jadi ke-1109 Kota Magelang di halaman Pemkot Magelang, kemarin (11/4).
MAGELANG – Puncak peringatan hari jadi ke-1109 Kota Magelang ditandai dengan upacara bendera di halaman Depan Kan-tor Wali Kota Magelang. Meski diguyur hujan, tak menyurutkan semangat pe-serta upacara yang umumnya PNS di lingkungan pemkot tersebut. Sementara Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Heru Sudjatmoko yang dijadwalkan hadir sebagai inspektur upacara, membatalkan datang karena ada acara lain. Posisi in-spektur upacara akhirnya diambil alih Wali Kota Sigit Widyonindito.
Sebagaimana pelaksanaan upacara HUT pada tahun-tahun sebelumnya, kemarin juga diwarnai dengan pemba-caan sejarah singkat berdirinya Kota Magelang. Secara resmi, hari jadi Kota Magelang adalah pada 11 April 907 M. Hal itu merujuk pada data yang dite-liti panitia hari jadi Kota Magelang bekerja sama dengan Universitas Tidar Magelang dan dibantu oleh para pakar sejarah dan arkeologi dari UGM, yaitu Drs MM Soekarto Kartoatmojo. Selain itu juga dilengkapi data dari ber-bagai peneliti, baik di museum nasional Jakarta, maupun di Museum Sriwedari atau Radya Pustaka Surakarta, serta mem-perhatikan beberapa faktor dan kriteria yang telah disepakati bersama, maka di-simpulkan soal hari jadi Magelang.Dalam kesempatan HUT ini, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengajak kepada seluruh warga untuk menggali, dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki Kota Magelang. “Kemajuan kota ini harus didukung dengan kualitas sum-ber daya manusia yang mumpuni. Selain itu, butuh kreativitas dan inovasi masya-rakat untuk membangun Kota Magelang,” katanya, kemarin.
Acara dimeriahkan atraksi drum band dari SMK Kesdam IV/Diponegoro. Upa-cara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Jadi ke-1109 Kota Magelang . Sebelumnya ,telah dilak-sanakan beberapa kagiatan, antara lain donor darah, kegiatan bhakti sosial, ma-lam tasyakuran, serta pementasan wayangan meteseh dalang Ki Susilo Handoyo dengan lakon “Seno Bumbu”. Sebagai kegiatan terakhir, akan dilak-sanakan grebeg getuk dan kirab budayayang akan dilaksanakan hari ini, Minggu (12/04) mulai pukul 07.00 WIB. (dem/jko/ong)