FRIETQI KURNIAWAN/RADAR JOGJA
MAGELANG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang menyelenggarakan stadium general bertema “Conseling for All”, kemarin (12/4).
Kegiatan yang diadakan di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat tersebut, diikuti ratusan peserta yang berasal dari mahasiswa berbagai jurusan pada FKIP UM Magelang. Acara dibuka Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT.
“Dalam tatanan sosial atau peradaban, setiap manusia dihadapkan pada masalah sehingga dibutuhkan yang namanya konseling. Konseling tidak hanya konseling di sekolah. Tetapi konseling masyarakat yang menjadi bagian penting bagi kehidupan,” tegas rektor.
Acara tersebut menghadirkan pemateri Prof Madya Dr Dato’ Abd Halim Mohd. Hussin, Sekretaris Persatuan Kaunseling Antarbangsa Malaysia (PERKAMA). Acara dipandu Wakil Rektor I UM Magelang Dr Purwati Msi Kons.
Dalam materinya, Prof Halim menyampaikan, soal penanggulangan penyalahgunaan narkoba dengan konseling. Dalam kontek penanganan dampak kesehatan dari penyalahgunaan obat bius, ada sejumlah pelayanan yang ditawarkan. Misal, penanganan secara psiko sosial, terapi kelompok, tes HIV/AIDS, termasuk dengan konseling.
“Masalah narkoba menjadi musuh nomor dua negara. Untuk menanganinya, kami perlu melihat mereka sebagai anak-anak, sehingga tampak kesungguhan membantu mereka”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof Halim menegaskan, tugas seorang guru sebagai konselor adalah memanusiakan manusia.
“Semakin tinggi perlindungan, resiko akan semakin berkurang. Dari situ, semakin kurangnya perlindungan akan semakin tinggi resiko pada penyalahgunaan narkoba” tegasnya.(dem/hes/Nr)
 
Narkoba Musuh Nomor Dua Negara