PUTRI SOFYANITIA/RADAR JOGJA
JUMPA PERS: Dari kiri GM Hotel The Sahid Rich Jogja The Sahid Rich Jogja Herryadi Baiin, Ketua DPD Tiara Kusuma DIJ KRAy SM Anglingkusumo, dan perwakilan Viva Cosmetic.
SLEMAN- Memperingati Hari Kartini, para ahli kecantikan dan pengusaha salon yang tergabung dalam Tiara Kusuma DPD Jogjakarta menggelar pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Acara bertajuk tata rias 1.800 wanita mengenakan kebaya khas Jogjakarta ini akan digelar di The Sahid Rich Hotel Kamis (23/4) mendatang.
Ketua DPD Tiara Kusuma DIJ Ir KRAy SM Anglingkusumo menjelaskan, selain memperingati Hari Kartini, juga untuk meningkatkan kesadaran anak muda terhadap warisan budaya bangsa. Menurutnya, semakin hari, penggunaan sanggul sudah jarang ditemui, kecuali pada acara-acara tertentu. Padahal sanggul tradisional adalah aset bangsa yang harus dilestarikan. “Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak muda tentang pakain daerah. Terutama sanggul tekuk dan kebaya khas Jogjakarta,” tambahnya.
Acara pemecahan rekor Muri ini gratis dan terbuka untuk wanita berumur 17 tahun ke atas. Jenis kebaya yang dikenakan yaitu kebaya tanpa sisir, bros 1, giwang, dan kain wiru motif Jogja. Peserta juga harus mengenakan sanggul tekuk dengan lungsen. Untuk perhiasan bisa ceplok jentit, semyok, atau tlesepan. Selain itu mengenakan slop hak tinggi.
Acara serupa juga pernah dilaksanakan di Bali, yaitu pemecahan rekor Muri dengan 1. 500 wanita berpakian dan menggunakan sanggul pusung tagel khas Bali 2014 silam.
Sedangkan untuk lomba kebaya 2015 terbuka untuk wanita usia 17 tahun-28 tahun, dengan biaya pendaftaran Rp 75.000. Pakaian yang dikenakan yaitu kebaya tangkepan (tertutup), tidak transparan, dan menggunakan motif Jogja serta memperlihatkan seret berwarna putih. “Seret inilah yang membedakan kebaya Jogja dengan kebaya dari daerah lain,” tambahnya.
Dia berharap, acara ini dapat membawa nama bangsa, khususnya Jogjakarta sebagai kota pariwisata. “Sanggul dan kebaya adalah aset bangsa dan dapat menjadi daya tarik Jogja sebagai kota pariwisata,” tegasnya.
General Manager Hotel The Sahid Rich Jogja Herryadi Baiin mengapresiasi positif penyelenggaraan acara ini. Sebagai bentuk dukungan terhadap acara ini, pihaknya mengadakan lomba kebaya 2015.(cr1/din/Nr)