SLEMAN – Keinginan publik un-tuk menyaksikan laga uji coba PSS Sleman dengan klub dari kasta ter-tinggi Liga Indonesia, Persebaya Surabaya di Maguwoharjo Interna-tional Stadium (MIS) akhir pekan ini dipastikan tak terlaksana. Laga ini gagal digelar akibat tidak terjadi-nya ketidaksepakatan match fee dengan manajemen Persebaya.Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS Sleman Ediyanto mengatakan, manajemen Persebaya tidak me-nyepakati match fee yang ditawar-kan oleh pihak manajemen. Sehingga, kedua belah pihak memutuskan urung menggelar laga persahabatan. “Negosiasi tidak tercapai. Match fee meliputi biaya akomodasi cukup besar. Setelah dihitung-hitung, kami bisa defisit bila membiyai laga uji coba ini,” kata Ediyanto kepada Radar Jogja ke-marin (14/4).
Ediyanto menu-turkan, pihak ma-najemen PSS meng-inginkan laga melawan Evan Dimas dkk diseleng-garakan pada malam hari. Dengan harapan animo masyarkat yang datang ke stadion cukup besar, sehingga bisa meningkatkan pe-masukan. Namun sayang, untuk menggelar laga uji coba malam hari tidak mendapatkan izin dari aparat kepolisian. “Jika menggelar sore takutnya yang datang sedikit. Apalagi laga dengan Bajul Ijo di-bayangi pemboikotan salah satu kelompok supporter,” terangnya.Kabar boikot laga persahabatan dengan Persebaya mencuat karena kelompok supporter ini mengang-gap Persebaya saat ini bukan-lah Persebaya yang asli. Melainkan Persebaya bentukan hasil akuisisi Persikubar Kutai Barat saat dua-lisme Liga Indonesia beberapa waktu lalu. “Kami tidak ingin nekat. Bisa-bisa deficit. Apalagi keuangan kami lagi menipis,” ujarnya.
Kegagalan uji coba Persebaya juga dibarengi dengan mundurnya Persijap Jepara dari rencana jadwal uji coba yang juga akan digelar pada pekan ini. Klub berjuluk Las-kar Kalinyamat tersebut menya-takan ketidaksiapannya untuk melakukan lawatan ke Sleman.Akibat gagalnya uji coba ter-sebut, praktis pada minggu ini tim Elang Jawa (Elja) belum mendapatkan lawan pengganti untuk menggelar uji coba. Ma-najamen menjadwalkan, laga uji coba akan digelar kembali setelah mendapatkan kepastian kapan kompetisi Divisi Utama berlangsung. “Kami masih akan melihat setelah manajer meeting mendatang. Baru diagendakan kembali uji coba,” terangnya.
General Manager (GM) PT Putra Sleman Sembada Soekoco menga-kui belum memiliki agenda lain untuk menggelar uji coba. “Kemungkinan minggu ini agenda kami kosongkan da-hulu sambil menunggu kepa-tian kompetisi,” jelasnya.Pelatih Jaya Hartono mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan batalnya laga uji coba yang sudah dijadwalkan. Bahkan Jaya menu-turkan, dirinya telah berkomuni-kasi dengan pelatih Persebaya terkait rencana uji coba yang akan berlansung di Sleman. “Pelatih Persebaya antusias untuk datang ke Sleman. Namun bagaimanapun juga ini keputusan manajemen. Bila memang laga lebih banyak mudharotnya ketimbang manfaat dibatalkan juga tidak masalah,” terangnya. (bhn/din/ong)