SLEMAN – Sepandai-padai orang menyimpang keburukan, suatu saat pasti terkuak. Inilah yang dialami warga Trihanggo, Gamping inisial AG, 22. Tindak AG yang menyimpan sabu-sabu dalam lantai keramik di rumahnya akhirnya terkuak.
Penyalahgunaan sabu-sabu tersebut berhasil diungkap ketika Satresnarkoba Polres Sleman menangkap warga Balecatur, Gamping inisial WY, 27 pada Selasa (14/4). Peristiwa ini bermula ketika anggota polisi mendapatkan informasi masyarakat yang menerangkan di Jalan Kabupaten sering ada transaksi narkoba yang dilakukan seseorang inisial WY. Dari informasi tersebut, anggota polisi langsung menguntit WY.
Saat di Jalan Kabupaten Dusun Kepanjen Nogotirto, Gamping, polisi memergoki WY menyembunyikan dua paket sabu yang disimpan dalam plastik kemudian dimasukkan dalam bungkus permen. “Barang bukti sabu yang ditemukan anggota beratnya sekitar 0,5 gram,” kata Kasatresnarkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo, kemarin (16/4).
Polisi langsung mengembangkan dan menelusuri pelaku lain. Dari keterangan WY diketahui sabu-sabu didapatkan dari warga Trihanggo, Gamping inisial AG, 22. Dari informasi tersebut, polisi langsung mendatangi rumah AG. Dengan disaksikan ketua RT dan RW setempat, polisi langsung melakukan penggeledahan.
Kanit I Ipda Budi Karyanto menambahkan, ketika polisi menyingkirkan lemari plastik yang ada di kamar AG, ternyata ada satu lantai keramik yang mencurigakan, keramik tidak menempel seperti yang lain. Dari kecurigaan tersebut polisi langsung membuka keramik dan ditemukan paket sabu 0,4 gram, korek api, dan alat hisap. AG pun tak dapat mengelak dan langsung diamankan untuk dimintai keterangan. Di tengah penggeledahan, istri AG yang sedang menggendong anaknya sempat histeris. “Kami masih menelusuri pelaku lain dari jaringan tersebut,” kata. (mar/ila/mga)