GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
OPTIMISTIS: Para manajer masing-masing tim saat menggelar press conference grand
JOGJA-GOR Amongrogo menjadi tempat perhelatan grand final Pertamina Proliga 2015 Minggu (19/4) besok. Empat tim ter-baik maju ke partai puncak setelah melalui putaran sebelumnya, termasuk final four. Partai puncak akan mempertemukan tim putri Jakarta Electric PLN kontra Jakarta PGN Popsivo. Di bagian putra, Jakarta Electric PLN menantang dan juara bertahan Surabaya Samator.Direktur Proliga Hanny S Surkatty me-ngatakan, ini pertama kalinya setalah 14 tahun gelaran kompetisi bola voli ini digelar untuk pertama kalinya partai final digelar di Jogjakarta. “Biasanya Jogja hanya kebagian tuan ruma penyi-sihan ataupun final four. Antusias penon-ton Jogja besar sekali membuat kami optimis pertandingan final ini akan di-penuhi penonton,”ujarnya kemarin (17/4).
Empat tim yang tampil di final juga tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah di depan mata. Sehingga pertandingkan dipastikan akan menarik dan menegangkan. Di samping itu, para pemain juga akan berusaha tampil maksimal, karena akan memperebutkan predikat sebagai pemain terbaik (MVP) dan the best di masing-masing posisi. Predikat ini akan ditentukan dari ke-mampuan teknis dan juga non teknis. “Sikap dan perilaku pemain dilapangan akan sangat menentukan predikat seba-gai pemain terbaik. Kalau di lapangan tampil sangat baik, tapi sikap dan pe-rilaku pemain tersebut tidak baik makan akan gugur dengan sendirinya,”ujarnya.
Pada partai final besok telah disiapkan 6.500 tiket yang terdiri dari reguler, VIP, dan VVIP. Hingga kemarin, lebih dari 2.000 tiket telah dipesan. “Kami yakin hari Minggu akan penuh.Untuk mengantisipasi, kami buat layar lebar di area GOR agar mereka yang tidak dapat tiket juga tetap bisa me-nyaksikan jalannya pertandingan,”ujarnya.Di bagian putra, Jakarta Electric PLN yang mayoritas diisi pemain-pemain Yuso Jog-jakarta akan tampil maksimal. Dukungan penonton Jogjakarta diharapkan akan men-jadi tambahan motivasi para pemain. Ter-lebih lagi, mereka akan berhadapan dengan juara bertahan. Meskipun sebenarnya, Jakarta Electric PLN sukses mengalahkan Surabaya Samator di final four lalu. “Meski menuju final jalannya penuh rintangan, kami berupaya memberikan permainan dan tontonan terbaik,” ujar Manajer Jakarta Electric Putra Heri Hermawan.
Di sisi lain, juara bertahan Surabaya Samator juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali merebut gelar juara. “Mental juara sudah kami miliki, juara satu titik,”ujar Manajer Surabaya Samator Hadi Sampurno.Tim putrid Jakarta Electric PLN juga akan berupaya tampil maksimal. Itu se-nada dengan tim lawannya, Jakarta PGN Popsivo. Selain mempertandingkan gelar juara 1 dan 2, di hari yang sama juga digelar pertandingan perebutan juara 3 dan 4 yang menampilkan Jakarta Pertamina Energi dengan Jakarta BNI 46 putra dan putri. (dya/din/ong)