JOGJA – Dugaan penggelapan pajak kendaraan bermotor di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bantul yang diduga dilakukan empat petugas di Unit Registrasi dan Identifikasi (regiden) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Bantul, masih dalam proses audit di Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIJ. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) DIJ Bambang Wisnu Handoyo ketika dikonfirmasi mengatakan, hal itu merupakan masalah di internal Polres Bantul.
Dikatakan, yang menjadi kewajiban pihaknya melakukan penyelamatan pendapatan pajak kendaraan bermotor. “Bagi kami, yang penting target dan realisasi pajak kendaraan bermotor di DIJ tidak terganggu,” ujar Bambang kemarin (17/4).
Bambang mengatakan yang menjadi fokusnya merupakan pengamanan target dan realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB). Diakui ada wajib pajak yang juga mengajukan keringanan pembayaran pajak atau kekurangan bayar pajak, hal itu tetap menjadi perhatian pihaknya dalam rangka memenuhi realisasi pajak daerah. “Kalau saya yang diamankan pajaknya ini,” tuturnya.
Ia juga memilih menunggu proses audit yang sedang dilakukan KPPD DIJ. Terkait empat oknum polisi yang saat ini dinonjobkan, Bambang menyerahkan sepenuhnya ke internal Polres Bantul. “Terserah soal pembinaanya di Polres, yang penting pajaknya ini diamankan,” terangnya.
Sebelumnya, Kapolres Bantul AKBP Surawan sudah menonjobkan empat anggota yang berdinas di unit Regiden Sat Lantas Bantul. Pihaknya menengarai dugaan penggelapan ini mengemuka karena adanya sistem target dalam pendapatan pajak kendaraan bermotor.
Ketika target tercapai, otomatis kecurangan akan tertutupi. Kecurangan ini akan tampak bila diteliti lebih dalam. Namun demikian, ia mengaku tak mengetahui dugaan penggelapan ini apakah karena memang kesalahan sistem atau anggotanya.
“Kalau pajak (praktiknya) kan ada yang nunggak, dan ada yang telat. Ini susah mengontrolnya. Apalagi, ada target. Nah, target ini yang harus ada audit secara khusus,” terang Surawan yang segera menjadi Waka Polres Metro Jakarta Selatan ini. (pra/zam/laz/ong)