SLEMAN – PSS Sleman akan mendapatkan ujian dari klub kasta tertinggi Liga Indonesia, Persela Lamongan sebelum men-jalani laga kompetisi Divisi Utama (DU) 2015. Rencananya, laga melawan klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut akan digelar di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Minggu (19/4).Bermain di hadapan kelompok suporter Slemania dan BCS, laga ini sekaligus uji mental bagi Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman. Sebab, selama ini, jika melawan klub dari kasta yang sama, Ahmad Sembiring cs selalu meraih hasil sempurna. Dan melawan Per-sela yang notabene bermain di QNB Leagu atau satu tingkat dari DU, tentunya akan men-jadi ujian bagi permainan maupun mental anak asuh Jaya Hartono ini.Jaya Hartono menyebut laga melawan Persela menjadi ujian sesung-guhnya dari program latihan yang telah dijalankan.
Ya, melawan klub dengan level yang berbeda, kualitas permainan secara individu maupun kolektif akan benar-benar teruji. “Saya ingin melihat sejauh mana kolektivitas permainan tim dengan menghadapi lawan yang levelnya lebih tinggi. Tentunya tekanan akan lebih besar dibanding dengan klub selevel,” kata Jaya kepada wartawan kemarin (17/4).Meskipun melawan klub yang levelnya bisa dikatakan di atas PSS Sleman, Jaya tetap akan bermain dengan prinsip menyerang. Filosofi menyerang inilah yang terus ditanamkan kepada anak asuhnya. ” Hasil pertandingan hanya ada menang, seri dan kalah. Untuk meraih poin penuh harus menyerang. Itu yang ingin saya terapkan. Para pemain harus berani menyerang,” ujarnya.
Namun sepertinya, pada pertan-dingan Minggu besok, skuad Super Elja belum bisa diperkuat kapten Ahmad Sembiring. Dia sampai saat ini masih menjalani pemulihan pascacedera melawan Persires Sukoharjo pekan lalu. Sebagai gantinya, Jaya diperkira-kan akan memainkan dua pemain seleksi eks Semen Padang U21 Leo Guntara dan Andri Riyus.Ya, dua pemain tersebut bukan tidak mungkin akan dimainkan Jaya. Mengingat, dala uji coba be-sok, pelatih yang pernah menanga-ni Persib Bandung ini berjanji akan memberikan kesempatan pada keduanya dalam laga uji coba ini. “Kami butuh wahana melihat kemampuan mereka berdua. Bila sesuai, akan saya rekomendasikan ke manajemen,” terangnya.
Persela datang ke Jogjakarta me-nyusul ditundanya gelaran QNB League sampai batas yang belum ditentukan. Berdasarkan infor-masi yang beredar, tim asal Kota Soto tersebut akan berhadapan dengan dua tim asal DIJ, PSS Sleman, dan PSIM Jogja.Match Fee, pihak manajemen juga menanggung biaya transpor-tasi dan hotel para pemain asal Kota Lamongan tersebut. Untuk menekan biaya, manajemen Laskar Sembada berencana patungan dengan PSIM Jogja. “Kami pa-tungan untuk membiayai pengi-napan para pemain dengan PSIM. Kalau soal match fee ya sendiri-sendiri,” beber General Manager (GM) PSS Sleman Soekoco.Panpel PSS Sleman, Edyanto mengatakan, Persela secara resmi telah menyanggupi laga uji coba dan akan sampai ke DIJ pada Sabtu ini (18/4). Sementara untuk peri-zinan tidak ada kendala. Sebab Polres Sleman telah mengeluarkan izin pertandingan. “Kami me-nyediakan 18 ribu tiket. Untuk keamanan kami kerahkan 600 personel,” jelasnya. (bhn/cr3/din/ong)