SLEMAN – Laga melawan Persela Lamongan di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Ming-gu sore ini (19/4) menjadi ujian mental sesung-guhnya bagi skuat PSS Sleman. Laga tersebut sekaligus ajang peman-tapan permainan dari skuat Laskar Sembada sebelum bergulirnya kompetisi Divisi Utama (DU) 26 April mendatang.Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono mengatakan 99 persen skuat yang akan diturunkan adalah pemain inti yang bakal menga-rungi kompetisi DU mendatang
Pertandingan melawan tim berjuluk “Joko Tingkir” tersebut menjadi evaluasi tim selama menjalani serangkaian latihan dan uji coba tim.”Hampir 99 persen yang saya pasang nanti merupakan tim inti. Dan saya lihat nantinya se-jauh mana pemain menghada-pi tekanan yang lebih besar. Apakah kolektivitasnya masih berjalan atau tidak di sana nan-ti saya akan lihat,” kata Jaya ke-pada Radar Jogja, kemarin (18/4).Namun siapa saja nama-nama pemain yang akan diproyeksikan masuk tim inti, Jaya sendiri tidak memaparkan secara pasti. Dia mengatakan, telah mendapatkan gambaran skuat inti setelah menjalani beberapa kali uji coba.Yang jelas, skuat inti PSS ke-tika menghadapi Persela seper-tinya bakal timpang di lini tengah.
Ya, ini dikarenakan gelandang andalan sekaligus kapten Super Elang Jawa Ahmad Sembring harus absen lantaran cedera saat melawan Persires Sukoharjo. Sebagai gantinya, Jaya akan menarik Taji Prasetyo yang bia-sanya berposisi sebagai pemain menjadi gelandang bertahan. Diakui Jaya, peran Sembiring dalam mengatur ritme permai-nan di lini tengah sangat ber-pengaruh. Meski begitu, ia me-lihat Taji memiliki peran yang cukup baik dalam menjaga lini pertahanan selama dipercaya.”Memang sangat disayangkan dipertandingan penting ini ke-hilangan dia. Tapi bagaimana pun saya ingin skuat yang ada tetap bisa bermain tanpa keter-gantuan kepada pemain ter-tentu,” kata pelatih berlisensi A AFC ini.Untuk kondisi Sembiring sen-diri, sebutnya, saat ini tengah dalam pemulihan. Program la-tihan yang diterapkan pun ma-sih cukup ringan. “Kondisinya masih cukup riskan untuk di-mainkan. Berlatih pun hanya joging kecil-kecil saja,” ujarnya.
Sementara terkait kemungkinan menurunkan dua pemain se-leksi anyar PSS, Leo Guntara dan Andri Riyus, Jaya mengatakan, tidak memberi jaminan bahwa keduanya bisa dimainkan pada uji coba hari ini. Waktu yang cukup singkat bergabung dengan tim, menjadi pertimbangan bagi Jaya untuk memainkan eks pemain Semen Padang U-21 tersebut.”Karena ini bukan lagi uji coba untuk penilaian seleksi, jadi nggak ada jaminan mereka saya pasang. Nanti saya lihat situasi di lapangan, apakah saya akan turunkan me-reka atau tidak,” katanya. Persela sendiri datang ke Jog-jakarta menyusul ditundanya gelaran QNB League sampai batas yang belum ditentukan. Berdasarkan informasi yang beredar, tim asal kota “pecel lele” itu selama di Jogjakarta akan berhadapan dengan dua tim asal DIJ, PSS Sleman dan PSIM Jogja.Anak asuh Iwan Setiawan da-tang ke DIJ dengan mental tinggi. Pada pertandingan ter-akhir, klub Jawa Timur tersebut mampu menghempaskan Per-sija Jakarta di laga kandang da-lam lanjutan kompetisi QNB League. (bhn/laz/ong