RIZALSETYO NUGROHO/RADAR JOGJA
BERSORAK: Yanuar melompat merayakan golnya setelah menjebol gawang PPSM Magelang di Stadion Sultan Agung, kemarin (19/4).
Suporter Diserang Orang Tak Dikenal
BANTUL – Suporter Persiba Bantul diserang sekelompok orang tak dikenal saat berkonvoi seusai menonton pertandingan di Stadion Sultan Agung kemarin petang (19/4). Mereka dilempari batu saat melintas di Jalan Imogiri Barat Km 6 turut Dusun Ngoto.
Akibatnya, beberapa pendukung Persiba yang diserang itu lari meninggalkan sepeda motornya melintang di tengah jalan. Akibat kejadian itu, kondisi lalu-lintas Jalan Imogiri Barat sempat tersendat karena banyak pengendara sepeda motor menghentikan laju kendaraanya.
Tidak memerlukan waktu lama, petugas kepolisian yang melintas membubarkan kerumunan suporter. Bahkan beberapa tembakan peringatan sempat dilepaskanpetugas. Selanjutnya, rombongan supporter itu mendapatkan pengawalan petugas sampai dengan Ring Road Selatan.
Sementara itu dalam pertandingan persahabatan kemarin, Persiba berhasil mengalahkan PPSM Magelang 3-1. Dengan kemenangan itu, Pelatih Persiba Bantul Didik Listyantara mengaku puas dengan penampilan Wahyu Wijiastanto dkk. Menurutnya, performa Laskar Sultan Agung sudah siap mengarungi kompetisi Divisi Utama.”Sudah lumayan baik dan sesuai keinginan pelatih. Hanya tinggal tingkatkan fisik pemain, recovery dalam tujuh hari ini jika kompetisi jadi digelar 26 April nanti,” kata Didik.
Selain itu ia juga tengah mengantisipasi jika duet Johan Manaji dan Aulia tidak dapat dimainkan. Sebab dalam beberapa pertandingan sebelumnya keduanya selalu dimainkan 90 menit. “Mungkin saya akan menambah gelandang atau bisa juga memainkan Sadam atau Ruben,”tambahnya.
Persiba lebih dulu berinisiatif melakukan serangan. Hasilnya,laga baru bergulir dua menit, pendukung tuan rumah sudah bersorak. Yanuar yang menerima umpan dari Saiful Lanusa di sisi kanan pertahanan PPSM berhasil memperdaya kiper PPSM Puji Antoro.
Sayang selepas gol itu, pemain Persiba lebih turun ke belakang. Itu setelah pemain-pemain Macan Tidar, julukan PPSM keluar menyerang. Tusukan-tusukan dari sisi tengah dan sayap kiri permainan Persiba hampir saja menyamakan kedudukan. Nova Zaenal yang dipasangkan pelatih Inyong Lolombuan dengan Ade Ashari cukup merepotkan barisan Persiba yang digalang Wahyu Wijiastanto.
Keasyikan menyerang, PPSM kembali kebobolan di menit ke 40. Tendangan bebas Wahyu jatuh di kaki Aulia Ardi. Ia kemudian menyodorkan bola kepada Yanuar yang dicocor dengan baik dan berhasil menggandakan keunggulan Persiba 2-0.
Umpan-umpan diagonal yang dilancarkan Dulsan Lestaluhu di sisi kanan dan Saiful Lanusa di kiri membuat pemain tim tamu cukup kewalahan di babak pertama. Namun semenit jelang turun minum, Nova Zaenal memperkecil kekalahan 2-1 setelah eksekusi dua belas pasnya gagal dihalau Barep Wahyudi.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih banyak melakukan pergantian. Tercatat, tim tamu mengganti 7 pemainnya, dan tuan rumah melakukan 6 kali pergantian. Di menit ke 70 wasit sempat menghadiahi Persiba penalti. Itu setelah penetrasi Januar di kotak penaltidijatuhkan pemain belakang PPSM. Sayang, tembakan Aulia Ardi ke sisi sebelah kanan gawang terlalu pelan dan dapat dihentikan.
Persiba kemudian menambah keunggulan menjadi 3-1, setelah Ugik Sugianto yang masuk menggantikan Diki Firasat berhasil menyelesaikan umpan Saiful Lanusa di menit ke 76. Gol itu menjadi gol terakhir pada pertandingan sore itu.
Pelatih PPSM Magelang Inyong Lolombuan mengatakan,anak asuhnya telah bermain maksimal. Ia memang mengakui, beberapa lini perlu diperbaiki, utamanya barisan belakangnya. Umpan-umpan lambung diagonal Persiba salah satu yang menjadi PR untuk diperbaiki. “Saya mencoba banyak pemain karena ingin melihat beberapa lini, agar gap antara yang inti dan pengganti tidak terlalu timpang,” ujarnya. (cr3/din/mga)