FOTO-FOTO: SETIYAKI/RADAR JOGJA
CANTIK: Padu padan blouse dan celana panjang dengan warna senada mampu menonjolkan aura perempuan yang memakainya. Dress dengan motif floral tampak menarik perhatian. Busana ready to wear ini bisa dikenakan untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk ke kantor, hangout maupun ke acara semi-formal lainnya.

Eksplorasi Dress Ready to Wear

Kartini masa kini merupakan perempuan yang mandiri dan mampu menunjukkan eksistensinya. Para perempuan yang memiliki banyak aktivitas keseharian dan menuntut performa yang baik. Begitu pula dengan penampilan mereka, di mana banyak pekerjaan yang mengharuskan mereka untuk bisa bertemu dengan banyak orang.
PEREMPUAN masa kini tak bisa dipisahkan dengan penam-pilan. Mereka memerlukan busana yang simpel namun bisa menunjang aktivitas me-reka. Seperti pada busana yang diperagakan oleh model di Can-ting Restaurant dari desainer ternama Jogja dan tenant Mini-mal di Galeria Mall. Pada fashion show pertama menampilkan busana dari Minimal yang me-nampilkan busana-busana ready to wear berupa dress dan two pieces berupa blouse yang dipa-dukan dengan celana panjang.Misalnya saja pada dress ber-warna shocking pink dengan motif floral.
Busana ini bisa dikenakan untuk aktivitas ha-rian, mulai dari ke kantor, hangout bareng teman, hingga ke acara semi-formal lainnya. Selain itu, busana menawan lainnya dihadirkan oleh tiga desainer ternama, sebut saja desainer Tatok Prihasmanto, Ninik Maharani, dan Ariesan-thi by Tyas Santhi. Desainer Tatok Prihasmanto mengungkapkan, pada karya terbarunya ini menampilkan nuansa warna hitam basic dengan material batik Magelang dan lurik. Busana dengan kon-sep ala tahun 1920-an yang banyak menggunakan aksen syal bulu, bandana, topi, dan aksesori batu-batuan.”Model style film The Great Gatsby. Ada empat look pendek dan empat panjang. Karya ini dari koleksi lama kemudian dieksplorasi lagi kemudian mix and match,” ungkapnya, ke-marin (24/4).
Sedangkan karya desainer Ninik Maharani menampilkan cerita di balik batik. Dengan menampilkan semangat Kar-tini namun diwujudkan dalam busana kasual. “Batik yang dipakai merupakan karya anak-anak SD di Gunungkidul,” terangnya.Sementara itu, Public Relations Canting Restaurant Agnes Tyas mengatakan, fashion show yang diadakan kali ini spesial. Selain menampilkan desainer ternama, juga bertepatan dengan pe-ringatan Hari Kartini.”Kami mempersembahkan peragaan busana ini untuk para perempuan masa kini dalam acara bertajuk Wanita Indonesia The Ultimate Ele-gance Modernization by Pro-moting The Tradition of Ancestor,” ungkapnya.Agnes mengungkapkan, para model berlenggak-lenggok di tengah-tengah tamu yang da-tang dan melakukan santap malam. Selain desainer yang sudah cukup dikenal di kalangan fashionista Jogja, peragaan busana ini dikoreograferi oleh Kevin Syarief. “Juga iringan musik jazz dari Everyday Band,” terangnya. (cr1/ila/ong)