BAHANA/RADAR JOGJA ADU CEPAT : Para pemain PSS Sleman saat mengikuti uji fisik VO2 Max di Maguwoharjo International Stadium (MIS) kemarin (21/4).
SLEMAN – PSS Sleman mempersiapkan skuadnya untuk menghadapi kompetisi Divisi Utama (DU) 2015 dengan menggelar uji fisik VO2 Max di Maguwoharjo International Stadium (MIS) kemarin (21/4). Dari hasil tes ini, rata-rata skuad Laskar Elang Jawa ini memiliki VO2 Max mencapai 50 poin.
Meskipun belum mencapai standar yang diharapkan, Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono mengaku cukup puas dengan hasil uji VO2 Max. “Rata-rata sudah mencapai 50 poin, saya rasa cukup untuk ukuran pemain DU,” kata Jaya.
Jaya menyebut, standar untuk ukuran pemain sepak bola VO2 Max mencapai 55 poin. Hanya saja, rata-rata tersebut ukuran bagi pesepakbola bermain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau yang kini QNB League. “Untuk DU yang ada di level 2 ini lebih banyak bermain di pengalaman ketimbang fisik,” kata Jaya.
Pelatih berlisensi A AFC ini mengatakan, uji coba fisik ini sebagai salah satu program persiapan pemain sebelum menghadapi kompetisi DU yang direncanakan merumput akhir pekan ini. Pada dipertandingan perdana, tim berjuluk Super Elja ini akan menghadapi saudara tua PSIM Jogja, di MIS.
Dia menyebut ada peningkatan hasil uji VO2 Max kali ini dengan sebelumnya. Ya, di awal masa kepelatihan, mantan arsitek Persib ini juga melakukan uji fisik. Dari hasilnya, belum sesuai dengan standar fisik yang diharapkan. “Saya memang belum hitung hasilnya, tetapi saya rasa sudah terlihat ada peningkatan,” jelas Jaya.
Di sisi lain, Jaya mengatakan pemainnya sudah dalam kondisi siap tempur menghadapi kompetisi DU. Dan rencananya, pelatih berkumis ini akan melakuakn uji coba sekali lagi untuk penyegaran para pemain.
“Kondisi kami siap tempur. Dan hari ini kami akan uji coba sekali dengan klub lokal yang secara kualitas di bawah kami. Ini hanya untuk maintenance kondisi anak-anak setelah laga berat melawan Persela,” terangnya.
Terkait dengan kondisi kapten PSS Sleman, Ahmad Sembiring, Jaya memastikan pemain asal Ternate, Maluku Utara tersebut sudah bisa dimaikan dipartai perdana. “Dia sudah bicara dengan saya sanggup untuk bermain lawan PSIM,” katanya.
Ya, kondisi kesiapan Sembiring untuk menghadapi partai derby sudah terlihat ada Selasa pagi. Sembiring sudah ikut berlatih dengan rekan setimnya. Bahkan, mantan pemai Persiba Balikpapan tersebut sudah mengikuti tes VO2 Max bersama rekan setimnya.
Ketika dikonfirmasi, Sembiring mengaku sudah dalam kondisi cukup baik untuk menghadapi kompetisi. “Saya sudah menjalani terapi dan siap untuk bermain,” terangnya.
Sementara itu untuk kesiapan panitia pelaksana (Panpel) PSS untuk menggelar laga derby, diakui oleh ketua Panpel PSS Edyanto, saat ini sedang memasuki proses perizinan. “Selasa ini permohonan izin pertandingan sudah kami ajukan ke pihak kepolisian,” terangnya.
Ediyanto menyebut, persiapan akan difokuskan penambahan jumlah personel keamanan. Harapannya, keamanan pertandingan bisa ditambah dari laga uji coba sebelumnya yang biasanya berjumah 600 personel. (bhn/din/mga)