KULONPROGO – Keluhan warga terkait mahalnya parkir kendaraan di Stasiun Wates mendapatkan respons dari pemerintah setempat. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) telah melakukan klarifikasi mengenai keluhan masyarakat terkait mahalnya tarif parkir di Stasiun Wates. Hasilnya, manajemen yang mengelola parkir stasiun akan segera menyesuaikan tarif parkir sesuai dengan perda.Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Teminal dan Perparkiran Dishubkominfo Kulonprogo Joko Trihatmono mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan klarifikasi terhadap PT Reksa Multi Usaha yang merupakan anak perusahaan PT KAI terkait keluhan warga. “Dari klarifikasi ini mereka sudah berjanji akan menindaklanjuti dengan melakukan penyesuaian tarif sesuai perda yang ada di Kulonprogo.
Sementara kita akan terus pantau setiap minggunya. Kami juga minta agar ada peningkatan pelayanan untuk parkir kawasan Stasiun Wates,” ungkap Joko.Joko menerangkan, pengelolaan parkir di Stasiun Wates masih menggunakan cara manual. Tarif parkir kendaraan roda dua Rp 3 ribu dan kendaraan roda empat Rp 5 ribu, namun tidak dibatasi dengan jam.Berbeda dengan tarif parkir yang dikenakan di Stasiun Tugu, Jogjakarta. Di sana meng-gunakan sistem per jam dengan besaran Rp 2 ribu untuk jam pertama dan akan bertambah Rp 1.000 setiap jamnya. Sementara berdasar-kan Perda No 3 Tahun 2011 tarif parkir di Kulonprogo untuk sepeda motor masih Rp 500 dan Rp 1.000 untuk mobil. Kendati demikian, praktik di lapangan juru parkir mengutip ongkos parkir untuk sepeda motor Rp 1.000 dan mobil minimal Rp 2 ribu.
Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo Muhtarom Asrori menanggapi, retribusi tarif dalam praktiknya memang banyak yang sudah menyimpang dari aturan yang ada. Hal ini tidak lepas dari kondisi perekonomian dan nilai tukar.Pihaknya mengaku tidak akan gegabah dalam melakukan revisi tentang tarif. Sebab semua akan dilihat dulu dengan kondisi di lapangan. Jika memang masyarakat tidak masalah dengan tarif Rp 1.000, nanti akan disesuaikan. (tom/ila/ong)