GUNAWAN/RADAR JOGJA
MITIGASI: Para relawan harus mampu menyajikan masakan siap saji dalam waktu tidak lebih 1,5 jam untuk kebutuhan 50 pengungsi. Setidaknya ada 30 relawan yang ikut dalam pelatihan di Desa Hargomulyo, kemarin (21/4).
GUNUNGKIDUL – Keberadaan dapur umum di lokasi bencana sangat vital. Karena pertimbangan tersebut, puluhan orang yang tinggal di lokasi rawan bencana direkrut menjadi relawan untuk mengikuti pelatihan dapur umum.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD DIJ Heri Lancono mengatakan, pelaksanaan pelatihan relawan dapur umum digelar di desa Pacarejo, Kecamatan Semanu danHargomulyo Kecamatan Gedangsari.
“Relawan dapur umum beranggotakan 30 orang dari berbagai unsur seperti Karangtaruna, PKK, RT, RW, dukuh dan tokoh masyarakat yang lain. Para relawan ini selama dua hari mendapatkan pelatihan dapur umum,” kata Heri disela pelaksanaan pelatihan relawan dapur umum di Desa Hargomulyo, kemarin (21/4).
Dia menjelaskan, praktik memasak ini dipandu petugas. Para relawan harus mampu menyajikan masakan siap saji dalam waktu tidak lebih 1,5 jam untuk kebutuhan makan 50 orang pengungsi. Ini penting, jangan sampai pengungsi justru kelaparan karena lambannya proses memasak di dapur. “Dengan peralatan ini, jika terjadi bencana dan harus ada dapur umum, maka semuanya sudah siap. Tidak hanya tenaga tetapi juga termasuk peralatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengaku terbantu dengan adanya pelatihan relawan dapur umum tersebut. Dua desa yang dibentuk relawan dapur umum ini memang merupakan wilayah rawan bencana.
“Untuk Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, rawan bencana angin kencang. Sedang Desa Hargomulyo merupakan daerah rawan bencana tanah longsor,” kata Budhi.
Dia mengakui, jumlah relawan dapur umum sangat terbatas. Oleh karena itu, dia berharap dalam kerjanya nanti relawan tidak hanya mengampu di desa masing-masing. Tetapi juga bisa ikut membantu jika desa lain dilanda bencana.
“Keberadaan dapur umum ditengah suasana bencana sangat mutlak. Kami terbantu dengan adanya pelatihan relawan dapur umum ini,” tandasnya. (gun/ila/mga)